Siswa Aceh Pukau Penonton Lewat Lagu Meukon Droe di FLS2N Semarang

SEJUMLAH siswa Aceh mengikuti Festifal dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 2 Juni 2014. Delegasi Aceh diwakili oleh siswa SMP 6 Banda Aceh dan SMA Arun Lhokseumawe.

Kegiatan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA di Marina Convention Center (MCC) Semarang, Senin malam.

Festival ini dirangkai dengan bermacam lomba seperti menyanyi solo, vokal grup, pantomine, pidato bahasa Indonesia, gambar bercerita, membaca puisi, seni tari, seni kriya dan festival band. Selain itu juga ada lomba story telling, film pendek, pedalangan, dan musik gitar klasik. Festival dimulai sejak 1 hingga 7 Juni 2014.

Sedikitnya 2.872 siswa dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau sederajat mengikuti festival tersebut.

Siswa SMP 6 Banda Aceh menunjukkan kebolehannya dalam cabang vokal grup di Falaza Hotel, Selasa, 3 Juni 2014. Mendapatkan nomor urut 16, mereka tampil setelah Bali dan Riau. Wakil Aceh tersebut membawakan lagu berjudul Burung Camar sebagai lagu wajib. Selain itu, mereka juga mendendangkan lagu Meukon Droe ciptaan Rafly Kande sebagai lagu daerah.

Para peserta dari Aceh tampil maksimal dan mendapatkan tepuk tangan dari penonton disaat rapai dan seurune kale dimainkan. Penonton ikut terkesima saat cengkok-cengkok lagu Aceh dilafalkan.
"Anak-anak sudah bisa tampil sesuai harapan. Saya sudah amat puas," ujar ujar Andi, pelatih vokal group Aceh.

Dia berharap kontestan Aceh bisa masuk sepuluh besar. Menurutnya, jika Aceh nanti masuk dalam sepuluh besar maka lagu daerah akan diganti.

"Tidak lagu Meukon Droe lagi, kita akan bawa lagu lain," katanya.

Pada perlombaan festifal tersebut mahasiswa dari Aceh yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Aceh Semarang (IPAS) juga ikut hadir untuk memberi dukungan moral.

"Kita datang untuk mendukung adik-adik dari Aceh yang telah memperjuangkan nama Aceh di tingkat nasional," ujar Rizki, Ketua Satu IPAS.

Dia mengatakan IPAS juga akan hadir guna memberikan dukungan untuk siswa SMA Arun Lhokseumawe di Guest Hotel, Rabu, 4 Juni 2014.

"Ini salah satu moment baik untuk memperkenalkan kesenian kita di tingkat nasional, dan kita juga mengenal kesenian daerah lain. Semoga saja ada cabang yang dapat dimenangkan," katanya.[] Laporan: Mujibburahman dari Semarang

  • Uncategorized

Leave a Reply