Singapura dan Malaysia Bakal Terhubung Via Kereta Bawah Laut

JOHOR BAHRU – Malaysia dan Singapura telah memutuskan untuk membuat jalur transportasi yang menghubungkan kedua negara tersebut melalui Malaysia-Singapura Rapid Transit System (RTS). Transportasi dengan menggunakan kereta cepat tersebut nantinya dibangun dengan dua pilihan, apakah melalui jalur di atas tanah atau melalui tunnel di bawah laut.

CEO otoritas pengembangan kawasan Malaysia atau lebih dikenal dengan Iskandar Regional Development Authority (IRDA), Datuk Ismail Ibrahim mengatakan kedua otoritas negara saat ini tengah bekerjasama dalam tahap studi.

Dia mengatakan, studi yang dilakukan yakni dalam hal bea dan cukai, imigrasi hingga lokasi terminal dan perimeter penting lainnya.

"Hasil akhir (dari studi tersebut) seperti apa nantinya akan menghasilkan beberapa rekomendasi," ungkap Ismail kepada The Star seperti dikutip detikFinance, Selasa (31/7/2012).

"Setelah itu (studi) selesai, kedua pemerintahan akan memberikan keputusan bagaimana RTS diterapkan," imbuh Ismail.

Lebih jauh Ismail mengatakan, akan ada dua opsi jalur RTS yang akan menghubungkan Johor Bahru dan Singapura menggunakan kereta api. "Di atas tanah atau melalui tunnel di bawah laut," tuturnya.

Dijelaskan Ismail, jika opsi kedua yang dipilih yakni melalui bawah laut nantinya akan ada pilihan lagi apakah berbentuk cekung atau memang benar-benar terowongan. Ismali menuturkan jika memang melalui bawah laut akan banyak keuntungan karena memiliki sedikit gangguan terhadap lalu lintas dalam pembangunannya dimana dekat sekali lokasi proyeknya di kompleks CIQ dari Malaysia dan Singapura.

"Hasil akhir ini memang masih dilihat kedepan. Nantinya akan menjadi pertimbangan kedua pemerintahan termasuk masalah biaya," tegasnya.

Pada bulan Mei 2012 ini, kedua negara tersebut memang telah mengumumkan kesepakatan akan mengerjakan proyek bersama untuk meningkatkan konetivitas dengan membuka RTS dari Singapura ke Johor Bahru pada 2018.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Antara Jawa-Sumatera melalui Jembatan Selat Sunda (JSS) saja masih belum jelas jadwalnya dan pelaksananya. | sumber: detik

  • Uncategorized

Leave a Reply