Simeulue mampu produksi 740 ton cengkeh per musim

PRODUKSI buah cengkeh kering untuk satu kali panen raya milik petani di Kabupaten Simeulue mencapai 740 ton. Produksi itu berasal dari 14.238 hektar yang tersebar di seluruh kecamatan di daerah kepulauan tersebut.

"Kalau sedang musim panen raya cengkeh di Simeulue secara serentak dapat menghasilkan 740 ton buah cengkeh yang telah dikeringkan," ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ibnu Abbas saat ditemui ATJEHPOSTcom, Selasa, 19 Maret 2013.

Dari 740 ton buah cengkeh kering tersebut, kata dia, hanya terjadi satu kali musim panen raya. Ini disebabkan sistem berbuah pohon cengkeh relatif lama dan tidak setiap tahun. Pohon cengkeh di Kabupaten Simeulue, kata dia, memiliki karateristik kategori berbuah lebat atau panen raya yaitu dengan rentang waktu selama dua atau tiga tahun.

Berdasarkan data tahun 2012 yang diterima ATJEHPOSTcom dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Simeulue, lahan itu terbagi di beberapa wilayah.

Seperti di Kecamatan Simeulue Tengah yang memiliki 3.097 hektar, di Simeulue Timur mencapai 1.804 hektar, di Simeulue Barat terdapat 748 hektar, di Teupah Selatan memiliki 2.507 hektar, di Salang mencapai 787 hektar dan di Teupah Barat yang memiliki 3.211 hektar.

Selain itu di Kecamatan Teluk Dalam juga memiliki lahan cengkeh seluas 1.498 hektar dan di Kecamatan Alafan seluas 588 hektar.

Sedangkan dua kecamatan yang baru, yaitu Kecamatan Simeulue Cut dan Teupah Tengah, data areal kebun cengkeh masih bergabung dengan data kecamatan induk.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply