Silakan Dicoba, Masker Kulit Terong yang Kaya Manfaat

Terong banyak ditemukan di sekitar kita. Saat ini pemanfaatan terong masih banyak dimanfaatkan buahnya saja untuk sayuran. Sedangkan kulit terong dibuang begitu saja sebagai limbah atau hanya untuk pakan ternak.

Padahal terong ungu (Solanum melongena L) memiliki beberapa komponen yang baik untuk kesehatan. Warna biru atau ungu, seperti pada terong ungu merupakan petunjuk berlimpahnya kandungan antosianin.

Khasiat terkuat dari sayuran berwarna biru atau ungu ini adalah merangsang dan meningkatkan laju peremajaan sel sehingga kulit tampak lebih segar dan lebih muda. Dengan demikian bisa menyusutkan kemungkinan terkena kanker.

Manfaat untuk peremajaan kulit inilah yang menarik perhatian para mahasiswa FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk membuat inovasi produk yang berbahan dasar kulit terong. Kelompok mahasiswa itu membuat masker kulit terong.

Masker kulit terong ini merupakan terobosan baru di bidang kecantikan dan perawatan wajah. Mahasiswa yang mengembangkan produk terong tersebut yaitu Alvionita, Isnahuriyawati,  Isnaeni Widiastuti, (Prodi Pendidikan IPA) dan Winda Dwi Astuti (Pendidikan Matematika).

Menurut Alvionita, kandungan vitamin E di dalam kulit terong mampu meningkatkan elastisitas dan kelembaban kulit, mencegah proses penuaan dini dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet.

"Sehingga kulit terong menjadi memiliki manfaat dan berdaya guna yang lebih," kata Alvionita, Sabtu, 27 Desember 2014.

Inovasi produk masker kulit terong ini juga diharapkan mampu menaikkan nilai jual terong yang kini relatif murah. Pembuatan masker kulit terong yang relatif mudah mampu dilakukan semua orang termasuk para petani terong ataupun industri rumahan sehingga dapat menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan tingkat pendapatan masyarakat.

Cara membuat

Cara pembuatan masker kulit terong ungu, kata Alvionita, meliputi pembuatan bubuk kulit terong dan membuat tepung beras. Untuk membuat bubuk kulit terong, Anda bisa menyeleksi terong ungu yang masih bagus dan membersihkan terong ungu dan mencucinya pada air mengalir.

Kemudian mensterilisasi tangan dengan menyemprotkan alkohol 70 persen pada telapak tangan. Lalu mengupas kulitnya dan mengeringkan kulit terong ungu dengan pengeringan matahari dan ditutupi kain kasa.

"Setelah kulit terong ungu kering, dilanjutkan memblender kulit terong ungu yang sudah dikeringkan hingga menjadi bubuk kemudian menyaring kulit terong yang telah diblender," ujar doa.

Selain membuat bubuk kulit terong, sebelumnya agar membuat tepung beras. Tepung ini berguna sebagai media perekat untuk masker. Cara membuatnya, pilihlah beras yang berkualitas bagus. Lalu rendam beras dengan air selama satu malam.

"Lalu menumbuk beras yang telah direndam kemudian menyaring beras yang telah ditumbuk," kata dia.

Setelah dua pembuatan itu selesai, Anda bisa menimbang bubuk kulit terong dan tepung beras. Mencampurkan kulit terong dan tepung beras dengan perbandingan 6 : 4. Jangan lupa, tambahkan 5 tetes essence dan 1 tetes pengawet propilen glikol.

"Mengaduk sampai rata dan melakukan pengemasan," tuturnya. | sumber : viva

  • Uncategorized

Leave a Reply