Sikapi Temuan Inspektorat Aceh, LDA Gelar Rapat Dadakan

LEMBAGA Dirgantara Aceh (LDA) menggelar rapat dadakan pada Selasa, 19 Agustus 2014. Rapat itu membahas temuan auditor Inspektorat Aceh yang mengusut dana hibah anggaran 2013 sebesar Rp15,3 miliar yang belum dipertanggungjawabkan. 

Pantauan ATJEHPOST.CO, rapat dipimpin langsung oleh Ketua LDA Marsda (Purn) Teuku Syahril. 

Saat ATJEHPOST.CO tiba di sana, terdengar suara Teuku Syahril yang sedang berbicara di telepon dengan seseorang di telepon. 

Syahril lantas menyebut soal permintaan Inspektorat Aceh tentang pertanggungjawaban dana hibah. Ia lalu meminta orang di ujung telepon yang disebutnya dengan panggilan Abang agar menyiapkan surat pelaporan dana sebesar Rp5 miliar. 

Ia meminta surat dilayangkan kepada LDA dengan tembusan untuk Inspektorat Aceh. (Baca: [EKSKLUSIF] Rekaman Kepala LDA Minta Disiapkan Pertanggungjawaban Dana Hibah)

Setelah perbincangan selesai, Syahril keluar dan menanyakan keperluan ATJEHPOST.CO di sana. Ketika ATJEHPOST.CO memperkenalkan diri sebagai wartawan, Teuku Syahril lalu berujar seraya menutup pintu,"maaf ya, kami sedang rapat. Nanti saja wawancaranya."

Lembaga Dirgantara Aceh diperiksa Inspektorat Aceh lantaran belum melaporkan pertanggungjawaban dana hibah. Seharusnya, laporan itu sudah selesai pada Januari 2014.

Kepala Inspektorat Aceh belum dapat dimintai konfirmasi seputar hasil audit LDA. Ketika ATJEHPOST.CO menyambangi kantornya di Jalan Gurami, Lampriet, Banda Aceh, seorang petugas keamanan mengatakan yang bersangkutan sedang di luar kantor.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply