Sidang Penembakan Posko Nasdem Kembali Ditunda

PENGADILAN Negeri Banda Aceh kembali menunda sidang kasus penembakan posko Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara. Alasanya, saksi dari pihak korban tak hadir untuk memberi kesaksian di pengadilan.

"Ini merupakan sidang ketiga dengan agenda pemanggilan saksi karena sebelumnya kami telah memanggil saksi (saksi pihak korban-red) di kampung halamannya. Namun saat ini keberadaan mereka tidak diketahui," ujar kuasa hukum terdakwa, Dikun, SH, Senin, 8 September 2014.

Menurutnya, pihak Kejari Lhoksukon sudah memanggil keempat saksi dari pihak korban. Namun perangkat desa setempat sudah meminta kepada keduanya untuk berdamai.

Perangkat desa, kata dia, yang diwakili oleh keuchik dan tuha peut sudah berusaha mendamaikan kasus ini dan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kemarin pihak tetua desa setempat sudah mengirimkan surat keterangan bukti damai yang sudah ditandatangani empat saksi korban,” ujar dia.

Selain itu, Dikun juga menambahkan motif INI sebenarnya hanyalah konflik kecil dalam keluarga. Ini karena menurut penuturan korban pihaknya sudah berdamai, tapi akhirnya bisa masuk ke ranah Hukum.

"Dalam hal ini Hakim Ketua, Makaroda, SH, M.Hum, akan kembali memanggil saksi korban untuk dilakukan proses damai di depan hakim pada kamis nanti,11 September 2014," kata Dikun.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pengadilan Negeri Banda Aceh menggelar sidang perdana terhadap dua terdakwa kasus penembakan posko partai Nasdem di Matangkuli, Aceh Utara pada Senin, 11 Agustus 2014 lalu.

Kedua tersangka masing-masing bernama Umar alias Mimbe Bin M. Adam dan Rasyidin alias Mario bin Ismail dan kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kajhu, Aceh Besar.

Dalam sidang sebelumnya, kedua terdakwa dinyatakan melanggar pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, dan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan.

  • Uncategorized

Leave a Reply