Siang ini, jaksa titip barang bukti alat kesehatan ke RSUCM

KEJAKSAAN Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, siang ini akan melakukan penitipan barang bukti alat kesehatan ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) di Buket Rata, Lhokseumawe. Sebelumnya 15 item barang bukti itu telah disita, Selasa 12 Februari 2012

“Barang bukti sitaan ini kita titipkan di RSUCM agar difungsikan, mengingat alat itu dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat banyak,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, T Rahmatsyah SH, MHum.

Melalui Kasi Intel M Khadafi SH, kepada ATJEHPOST.com, ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang menunggu kedatangan pihak RSUCM.

“Setelah pihak RSUCM datang, kita akan berangkat bersama-sama ke RSUCM guna penyerahan penitipan barang bukti langsung ke Direktur Utama drg Anita,” ujar Khadafi.

Seperti yang diketahui, terkait penetapan dua tersangka kasus dugaan korupsi alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM), Buket Rata, Lhokseumawe, Kejaksaan Negeri Lhoksukon juga menyita 15 item barang bukti dari RSUCM. Terdiri dari Orthopedie set, Mayor Surgeri set, Section Caesarean Intrument set, dan Photo Therapy merk Olidef Cz-Brazil.

Dalam kasus itu jaksa menetapkan dua tersangka, yakni M Saladin Akbar selaku Direktur PT Visa Karya Mandiri, Banda Aceh (rekanan) dan Surdeni Sulaiman selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Sedangkan Dirut RSUCM, drg Anita masih berstatus saksi. Penyelidikan kasus itu dimulai sejak Senin 7 Januari 2013 lalu.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1  Jo Pasal 3 Jo Pasal 9 Jo Pasal 18, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply