Setelah Sempat Diundur, Sidang Trafficking Digelar

LHOKSUKON – Tiga terdakwa perkara perdagangan orang (trafficking) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara. Dalam agenda dakwaan itu, Jaksa penuntut umum (JPU) Hendra Busrian SH menjerat mereka dengan Pasal 2 ayat (1) dan (2)  UU No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, Jo Pasal 55 ayat (1) ke- (1) KUHPidana.

Sidang yang digelar Rabu (14/3) sekitar pukul 15.15 WIB itu dipimpin majelis hakim yang diketuai Zenal Hasan SH, dengan hakim anggota Riswandy SH dan Mustabsyirah SH. Hadir sebagai panitera pengganti Safriadi SH.

Sementara tiga terdakwa masing–masing M Yunus, 55, asal Desa Lueng Sa, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Syarifah Salmi, 58, asal Desa Labuhan Keude, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, dan Fitriati asal Desa Baru, Langsa. Ketiganya didampingi penasehat hokum Taufik SH, yang disediakan oleh pengadilan.

Usai pembacaan dakwaan oleh JPU, majelis hakim memutuskan melanjutkan sidang Rabu (21/3) mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Tiga terdakwa yang diduga telah melakukan perdagangan orang ke Malaysia itu ditangkap pihak Polisi Resort Aceh Utara, Selasa 26 Desember 2011 lalu. Kasus tersebut di laporkan oleh Tgk Bukhari bin Hasyem, 54 tahun, asal Desa Gaki Balee, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. []

  • Uncategorized

Leave a Reply