Serpihan Logam di Kepala Bocah Korban Ledakan di Kantor PA Diambil

SAYED Habibi, bocah berusia 10 tahun korban serpihan ledakan granat di kantor Partai Aceh harus menjalani operasi, Rabu (12/3) malam di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Otak anak itu harus dibersihkan dari serpihan logam yang bersarang menembus tulang otak anak tersebut.

Direktur RSUZA, dr Syahroel, mengatakan tindakan medis harus dioperasi untuk membersihkan proyektil serpihan logam yang masih bersarang di kepala korban. Korban mengalami luka di belakang kepala sebelah kanan.

"Saat ini sedang dilakukan operasi di ruang operasi, ini untuk diambil ada serpihan logam bersarang di kepala," katanya, Kamis, 12 Maret 2014.

Kendati demikian, dr Syahrol mengatakan proyektil yang bersarang di kepala korban tidak berbahaya. Karena proyek yang berbentuk logam itu tidak merusak jaringan saraf otak. "Dioperasi harus dibersihkan, kalau tidak akan menimbulkan infeksi di otak," tukasnya.

Dia mengimbuhkan, proyektil tersebut nanti akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dijadikan barang bukti. Dengan adanya barang bukti itu akan memudahkan penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian.

Sampai berita ini diturunkan korban masih menjalani operasi untuk mengeluarkan serpihan logam proyektil dalam ruang operasi RSUZA Banda Aceh.

Ibunda korban, Siti Aminah (46) berharap kejadian ini cukup ini saja. Ke depan tidak ada lagi kejadian serupa. Dia juga menginginkan Aceh selalu dalam keadaan kondusif. "Semoga ke depan tidak terjadi lagi, apa lagi saat ini menjelang pemilu,' ungkap Siti Aminah. sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply