Serikat Pekerja Migrant: Ada Puluhan Ribu TKI Asal Aceh Bekerja di Luar Negeri

BANDA ACEH – Trade Union Care Center (TUCC) dan Union Migrant (Unimig) atau Serikat Pekerja Migrant Aceh, Selasa 18 Desember 2012, memperingati hari pekerja migrant se-dunia. Kegiatan tersebut berupa penyebaran poster dan brosur tentang perlindungan pekerja migrant atau TKI (Tenaga Kerja Indonesia) kepada instansi pemerintah yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Kegiatan tersebut ditujukan kepada Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi Aceh dan diterima langsung oleh Mukhtar selaku Kepala BP3TKI-Aceh. Kita berharap dapat ditindaklanjuti untuk disosialisasikan kepada calon TKI dan keluarganya,” kata Fitri, perwakilan TUCC Aceh.

Selain itu, kata Fitri, poster dan brosur tersebut juga diserahkan kepada kantor camat yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar, yakni Kecamatan Banda Raya, Kecamatan Kuta Raja, Kecamatan Baiturrahman, Kecamatan Meuraxa dan Kecamatan Darul Imarah serta Dinas tenaga kerja Provinsi Aceh.

“Kita berharap camat dan Disnaker untuk mensosialisasikan dan menyampaikan pesan dalam poster dan brosur tersebut kepada masyarakat yang ada dalam wilayah kerjanya,” ujar dia lagi.

Tujuan penyebaran poster dan brosur itu, kata Fitri, untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, terutama yang berkeinginan bekerja di luar negeri sebagai TKI.

Harapannya, agar TKI dapat mengikuti prosedur resmi keberangkatan, baik dengan memiliki dokumen atau syarat kerja di luar negeri, serta berangkat melalui perusahaan jasa TKI yang resmi atau melalui program kerja yang difasilitasi oleh pemerintah.

“Kepada calon TKI untuk tidak mudah terpengaruh ajakan calo yang sering menjanjikan proses yang mudah dan bekerja dengan upah yang tinggi jika bekerja di luar negeri, karena pada umumnya banyak TKI terlantar dan mengalami permasalahan akibat ulah calo yang tidak bertanggungjawab,” ujar dia.

Meskipun Aceh bukan basis pekerja migrant terbesar di Indonesia, kata Fitri, berdasarkan data pemerintah saat ini, ada puluhan ribu orang warga Aceh yang bekerja sebagai pekerja migrant diluar negeri baik, Malaysia, Arab Saudi, Qatar, Singapura dan sejumlah negara lainnya.(mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply