Sempat Disegel, Warga Akhirnya Izinkan Puskesmas Geureudong Pase Kembali Beraktivitas

Sempat Disegel, Warga Akhirnya Izinkan Puskesmas Geureudong Pase Kembali Beraktivitas

LHOKSUKON – Masyarakat Kecamatan Gereudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya membuka segel puskesmas setempat setelah adanya kesepakatan dengan pihak terkait dan Dinas Kesehatan Aceh Utara, Senin, 28 September 2015 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Puskesmas Gereudong Pase, Afrizal, melalui telepon kepada portalsatu.com mengatakan sesuai kesepakatan, pihaknya akan lebih efektif lagi dalam melayani masyarakat. Meskipun begitu, dia mengatakan sebelumnya pelayanan juga tetap diberikan oleh petugas di puskesmas tersebut.

“Ke depan masyarakat menginginkan petugas yang piket agar selalu ada di tempat, dan ini sudah kita sepakati bersama sehingga hal itu akan diperbaiki lebih baik lagi,” ujarnya.

Afrizal mengatakan dalam pertemuan tersebut masyarakat juga meminta agar para bidan desa tetap stand by di tempat kerjanya. Para bidan juga diminta berdomisili di desa tersebut. Mengenai permintaan ini, Afrizal mengatakan perlu dipikirkan pertimbangan lain. Pasalnya, menurut Afrizal, daerah tersebut tergolong rawan dan bidan yang ditugaskan adalah wanita.
“Jika terjadi berbagai hal nantinya, harus ada yang bertanggung jawab dan ini yang masih kita pikirkan bersama. Intinya, pelayanan di Puskesmas Gereudong Pase akan terus kita perbaiki sehingga pelayanan masyarakat akan lebih maksimal lagi ke depannya,” katanya.

Puluhan masayarakat Kecamatan Gereudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan menyegel Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat, Minggu 27 September 2015. Masyarakat mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas puskesmas karena tidak maksimal. (Baca: Masyarakat Gereudong Pase Segel Puskesmas).[] (bna)

Leave a Reply