Selama Puasa, Penjualan Peci Meningkat

Selama Puasa, Penjualan Peci Meningkat

BANDA ACEH – Selama bulan puasa, peci merupakan salah satu atribut yang sering digunakan kaum laki-laki, baik tua maupun muda. Itu sebabnya, pada bulan penuh berkah ini, penjualan peci meningkat.

Abdul Manaf (32 tahun), salah seorang pedagang di Banda Aceh mangatakan, dalam bulan puasa penjualan pecinya meningkat hingga 40 persen. Menurutnya dari usaha menjual peci, para pedagang mampu meraup untung hingga Rp300 ribu lebih per hari.

“Sebenarnya menjelang bulan puasa warga sudah banyak mencari alat kelengkapan salat yang satu ini,” kata Manaf kepada portalsatu.com, Sabtu, 20 Juni 2015.

Dia menambahkan, dalam bulan puasa biasanya permintaan semakin meningkat hingga dua kali lipat, seiring meningkatnya permintaan masyaarakat. “Kondisi seperti ini bisa saja sampai menjelang lebaran,” ujarnya.

Adapun motif paling banyak diminati pembeli, Manaf menambahakan, adalah motif peci bordir pintu Aceh dengan model peci hitam polos.  “Kebanyakan peminat rame membeli yang bermotif pintu Aceh dan hitam polos, tapi ada juga yang membeli peci haji,” kata Manaf.

Harga jual pun bervariasi, mulai Rp20 ribu hingga Rp120 ribu per peci, “Tergantung model dan motifnya,” ujarnya.[]

Leave a Reply