Sekjen Partai Aceh: Jika Kita Abai, Banyak Lagi yang Ikut Cara Din Minimi

Sekjen Partai Aceh: Jika Kita Abai, Banyak Lagi yang Ikut Cara Din Minimi

BANDA ACEH – Sekretaris Jendral (Sekjend) Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), Muhklis Basyah atau Aduen Mukhlis mengingatkan masyarakat Aceh, khususnya kader Partai Aceh dan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) untuk tidak terjebak dalam trik politik pihak-pihak tertentu yang ingin mengacaukan Aceh.

“Kita jangan terjebak dengan trik politik yang diciptakan oleh orang lain. Kami harap anggota KPA-Partai Aceh tetap harus koordinasi dengan pimpinan dalam keadaan bagaimanapun,” kata Aduen Mukhlis dalam forum silaturrahmi dan koordinasi KPA-DPA PA, di Kantor DPA PA, Banda Aceh, Senin malam, 20 April 2015.

Aduen Mukhlis berkali-kali mengingatkan agar jajaran KPA-PA tetap berkoordinasi dengan pimpinan dan bersabar dalam mengahadapi berbagai situasi.

“Kami berharap akan ada petunjuk khusus dari pimpinan kita kepada seluruh jajaran KPA-PA yang berada di seluruh kabupaten/kota yang ada di Aceh,” ujar Aduen Mukhlis di hadapan jajaran pimpinan KPA-PA seperti H Muzakir Manaf atau Mualem dan Abu Razak.

Selain itu, turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Juru Bicara KPA Pusat Muhklis Abe, Juru Bicara DPA Partai Aceh Suadi Sulaiman atau Adi Laweung, Tengku Ni, Darwis Jeunieb, dan perwakilan KPA-PA dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Aceh.

Aduen Muhklis mengatakan, pihaknya berharap agar eksekutif dan legislatif dapat sejalan demi tujuan pembangunan Aceh seperti yang dicita-citakan.

“Jika kita abaikan kondisi seperti ini (kondisi seperti sekarang ini) saya yakin nanti akan banyak lagi yang ikut-ikut cara Din Minimi,” kata Aduen Muhklis.

KPA-PA, kata Aduen Muhklis, diminta tidak terpancing untuk mengikuti perbuatan-perbuatan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat Aceh selama masa damai ini. Menurutnya perbuatan yang merusak pasti akan berakhir dengan tidak baik. Ia mengajak semua pihak untuk sama-sama fokus mencari solusi untuk menjadikan Aceh lebih baik.

“Biar pahit dari awal, akan manis pada akhirnya. Yakinlah akan ada jalan ke luar untuk kita bersama,” kata Adue Muhklis. “Kita akan ke luar dari keterpurukan ini.”[] (bna)

Laporan: Qahar Muzakar

Leave a Reply