Sekeluarga Lolos Dari Timbunan Longsor di Takengon

TAKENGON – Warga asal Desa Buntul Kubu, Bener Meriah, Kamsah dan keluarganya  berhasil lolos dari timbunan tanah lonsor di jalan Raya Takengon – Bireuen di desa Wih Decer, Paya Tumpi Kebayakan, Aceh Tengah, sekitar 4 kilometer dari kota Takengon, kamis 12 April 2012. "Untung kami selamat," katanya.

Diceritakan Kamsah, saat dia mengendarai sepeda motor, sekitar pukul 10.00 Wib, dari Bintang menuju ke Buntul Kemumu, di Wih Decer tiba-tiba tanah jatuh ke jalan yang kami lintasi. "Hampir saja menimbun saya, istri dan anak saya,” kata Kamsah.

Tanah yang jatuh menutup jalan dengan luas sekitar 10 meter tersebut, kata Kamsah sempat menimbun roda depan sepeda motor saya dan kami terjatuh.

“Kami semua luka, syukurlah hanya luka ringan,” katanya diamini sang istri Isnaini yang menggendong anaknya yang berusia 1 tahun, Marta Maulana.

Kata Kamsah, pengendara bermotor sebaiknya hati-hati saat melintas dikawasan yang sedang dilebarkan tersebut. Disamping sedang musim hujan juga ada gempa bumi. “Karena hujan dan gempa, mungkin ada bagian tanah yang tinggal hanya menunggu waktu untuk jatuh ke badan jalan. Jadi sebaiknya hati-hati,” saran Kamsah.

Dari Amatan di lokasi tersebut, banyak bagian tanah yang jatuh ke badan  jalan. Malah akhir-akhir ini beberapa kali menutup seluruh badan jalan sehingga memacetkan arus lalu lintas. Tampak alat berat disiagakan untuk mengansipasi kemacetan lalu lintas jika terjadi longsor. Darmawan Masri | LintasGayo

 

  • Uncategorized

Leave a Reply