Sekda Bireuen deklarasikan Gemar Mengaji

SEKRETARIS Daerah Zulkifli mewakili Bupati Bireuen mendeklarasikan Gerakan Maghrib (Gemar) Mengaji di Masjid Agung Bireuen, Kamis malam 6 Juni 2013. Deklarasi Gemar Mengaji dirangkai pada peringatan Israk Mikraj 1434 Hijriyah yang diisi dengan ceramah agama oleh Teungku M Yusuf Hasan, pimpinan Dayah Darul Ulum, Nisam, Aceh Utara.

Sekda mengatakan peringatan Israk Mikraj untuk merenung kembali apa yang dilalui Nabi Muhammad SAW. Dia juga mengajak semua masyarakat Bireuen untuk menyatukan visi dan pemahaman tentang Islam.

"Acara ini jangan dilihat sebagai ritual keagamaan saja, tetapi kita semua dapat mengambil hikmah. Salah satu hikmah adalah kewajiban shalat lima waktu. Selain itu di Aceh telah disahkan sejumlah Qanun Syariat Islam yang harus ditegakkan," ujar Zulkifli.

Sekda mengatakan selama ini Pemkab Bireuen telah melaksanakan berbagai program bidang penegakan Qanun Syariat Islam. Antara lain mengimbau kepada pedagang untuk menutup toko dan kegiatan niaga setelah Maghrib hingga jelang Insya. Dia berharap masyarakat turut mendukung semua kebijakan pemerintah.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Jamaluddin. Dia mengimbau masyarakat untuk menggalakkan program Gemar Mengaji di masjid, meunasah dan surau setelah Maghrib hingga menjelang salat Insya.

"Kami harap kegiatan membuka warung dan kegiatan lain dikurangi pada sekitar waktu tersebut supaya program Gemar Mengaji dapat berjalan dengan baik," ujar Jamaluddin.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply