Sehat Tuboh, Sehat Pikeran

POLEM : Ini ada suatu beurita geumbira, Apa Kaoy. Peusawat Garuda akan membuka rute penerbangan Banda Aceh – Penang. Pihak Garuda optimis bahwa rute baru ini layak terbang karena melihat bahwa warga Aceh nyang pergi berobat ke Penang makin hari makin bertambah jumlahnya.

APA KAOY : Hai, Polem. Bagi seubagian kalangan itu memang beurita geumbira. Tapi bagi kita itu bukanlah suatu beurita gembira. Karena itu artinya bahwa warga Aceh semakin kurang yakin terhadap peulayanan kesehatan di negeri sendiri. Maka bagi mareka nyang cukup uang lebih memilih untuk pergi berobat ke Penang, Malaysia. Seumentara bagi orang macam kita, ya, terima saja apa adanya, apa boleh buat.

POLEM : Bakbudik, saya tak terpikir sampai ke situ tadi. Maka, saya bilang beurita gembira. Seudehteuh cit bacut, heh? Andai semua orang Aceh beurobat di negri sendiri na cit meutamah lagot kacang2 reuboh geutanyoe meukat.

APA KAOY : Beutoi seukali itu, Polem. Memang kadang-kadang  Polem ada banyak pandai cara berpikir. Tapi kadang-kadang  glak bak tadeungo haba droeneuh. Tapi nyang Polem baca tadi itu adalah beurita beberapa waktu lalu, kalau nyang ini baru namanya beurita gembira.

POLEM : Tentang apa pula itu, Apa Kaoy?

APA KAOY : Wagub Aceh teken kerja sama deungon Hospital Narayana India. Kata Wagub, kerja sama itu merupakan bagian dari tujuan untuk pelayanan kesehatan, sumber daya manusia, fasilitas kesehatan, dan pembiayaan kesehatan JKA akan dilakukan seucara konprehensif untuk seluruh masyarakat Aceh.

POLEM : Kalau itu teruwujud, nyan baro hayeu. Kareuna bidang pelayanan kesehatan nyang baik adalah hal terpenting untuk pembangunan bangsa. Lagee droeneuh peugah uroe nyan, Apa Kaoy, “ Meunyo sehat tuboh sehat pikiran // Menyo sehat badan ek takeurija.” Kalau umumnya masyarakat tak ada masalah deungon persoalan kesehatan, maka pembangunan bidang lainnya akan mudah berjalan lancar.

APA KAOY : Semoga saja ke depan ini pelayanan kesehatan bagi masyarakat akan lebih baik. Mulai dari puskesmas sampai ke rumah sakit besar peulayanannya jangan lagi membeda-bedakan orang kaya deungon orang miskin.

POLEM : Siapa saja nyang tidak becus kerja, baik dia dokter, peurawat, atawa peugawai administrasi pecat sajalah. Bek jijak peuget puskesmas atawa rumoh saket pomeurintah lagee ata keluarga jih.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply