Sederet Proyek Dimenangkan PT. Dhezan Karya Perdana

PT. Dhezan Karya Perdana telah memenangkan sederet proyek pengadaan kendaraan di lingkungan Pemerintah Aceh, setidaknya pada tahun anggaran 2012, 2013 dan 2014.

Berdasarkan data diperoleh ATJEHPOST.co, Jumat, 19 Desember 2014, dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Aceh (lpse.acehprov.go.id), sedikitnya terdapat lima paket pengadaan kenderaan yang dimenangkan PT. Dhezan Karya Perdana sejak 2012 hingga 2014.

Tahun anggaran 2012 di bawah Satuan Kerja (Satker) Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh, pengadaan fire jeep dengan pagu Rp600 juta. Dari 40 peserta lelang, pemenangnya PT. Dhezan Karya Perdana dengan harga penawaran Rp598,5 juta.

Pada 2013 di bawah Satker  Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh ada pengadaan mobil pemadam kebakaran dengan pagu Rp3,8 miliar. Dari 48 peserta lelang, pemenangnya PT. Dhezan Karya Perdana dengan harga penawaran Rp3,737 miliar.

Masih tahun 2013 di bawah Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh ada juga pengadaan fire jeep dengan pagu Rp3,150 miliar. Dari 36 peserta lelang, pemenangnya PT. Dhezan Karya Perdana dengan harga penawaran  Rp3,115 miliar miliar dan harga terkoreksi Rp3,114 miliar.

Tahun yang sama (2013) di bawah Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh ada pula pengadaan trailer dengan pagu Rp4 miliar. Dari 76 peserta lelang dimenangkan, pemenangnya PT. Dhezan Karya Perdana dengan harga penawaran Rp3,444 miliar lebih.

Sedangkan tahun 2014, PT. Dhezan Karya Perdana kembali ditetapkan sebagai pemenang lelang pengadaan mobil pemadam kebakaran, kali ini dengan pagu mencapai Rp17,5 miliar. Dalam pelelangan mobil pemadam kebakaran modern buatan Swedia untuk Kota Banda Aceh itu, PT. Dhezan Karya Perdana menang dengan harga penawaran Rp16,899 miliar, dan ‘menyingkirkan’ 48 peserta lelang lainnya.

Sejauh ini, belum diketahui siapa “bos” PT. Dhezan Karya Perdana dan profil lengkap perusahaan tersebut. Wartawan ATJEHPOST.co sudah berusaha menelusuri kantor perusahaan tersebut yang beralamat di Jalan Singgahmata Nomor 41, Gampong Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman. (Baca: Misteri Perusahaan Pemenang Tender Pemadam Rp16,8 Miliar).

Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Gubernur Aceh Zaini Abdullah memberi penjelasan ke public terkait harga mobil pemadam kebakaran itu yang dinilai sangat fantastis, Rp16,889 miliar. MaTA mencurigai pengadaan mobil damkar itu sarat indikasi mark-up (penggelembungan harga). (Baca: Mobil Damkar Rp16,89 Miliar, MaTA Curigai Itu Mark-up).[]

  • Uncategorized

Leave a Reply