SBY tak percaya suami-istri sakinah teladan tak pernah berantem

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri acara silaturahmi bersama para teladan nasional. Salah satunya dengan pasangan suami istri sakinah teladan dari Kementerian Agama (Kemenag).

SBY mengaku sempat bertanya apa indikator pasangan suami istri dikategorikan sebagai keluarga sakinah teladan. Bahkan, dalam acara itu, SBY bertanya langsung kepada Menteri Agama Suryadharma Ali.

Menurut SBY, bukan hal yang sulit untuk membedakan mana orang-orang yang dapat dikategorikan sebagai teladan, namun tidak dengan keluarga sakinah teladan. SBY mengaku tak mengerti bagaimana mereka bisa terpilih.

"Tadi di ruang tunggu saya beserta ibu negara kemudian Wapres dan Ibu Boediono dan para menteri berbincang-bincang. Kalau untuk teladan yang baik mereka yang berprestasi itu menilainya tidak terlalu sulit, ada kriterianya, yang kita diskusikan bagaimana cara menilai keluarga sakinah teladan?" canda SBY saat berpidato dalam acara silaturahmi Presiden dana Menteri di JIexpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (18/8).

SBY menuturkan, dalam hal ini memang Menag sudah menjelaskan secara panjang lebar tentang tolak ukur pasangan keluarga sakinah teladan. Sambil tersenyum, SBY pun mengaku penjelasan Suryadharma masih harus diuji kebenarannya.

Sebab, kata SBY, penjelasan Menag soal indikator pasangan sakinah teladan karena tidak pernah berantem selama menikah patut dipertanyakan.

"Memang Menteri Agama Pak Suryadharma Ali menjelaskan panjang lebar, kami percaya. Bahwa ada kriteria khusus untuk menentukan suami istri yang pimpin keluarga berkategori keluarga sakinah teladan. Tapi harus dicek kebenarannya, yang masuk untuk seleksi keluarga sakinah teladan katanya, sejak kawin-suami istri tidak pernah cekcok berselisih tidak pernah berantem," kata SBY.

Dalam diskusi itu, SBY sempat mendengar penjelasan dari Menag. Namun kemudian, SBY tetap berpendapat, suami istri berselisih itu wajar. Namun, harus positif dan membangun.

"Bu Boediono menanyakan apa iya enggak pernah berantem?" cerita SBY sembari disambut gelak tawa hadirin.

"Kalau berselisih harus konstruktif, positif damai dan membawa berkah," lanjut dia. | sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply