Satu Lagi Korban Kapal Tenggelam Asal Aceh Dipulangkan Hari Ini

Satu Lagi Korban Kapal Tenggelam Asal Aceh Dipulangkan Hari Ini

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh kembali memulangkan satu jenazah warga Aceh yang tenggelam di perairan Sabak Bernam, Malaysia, beberapa waktu lalu. Jenazah yang dipulangkan tersebut diketahui bernama Miswar, warga Desa Darul Aman, Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen, Sabtu, 12 September 2015.

Karo Humas Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani, mengatakan jenazah Miswar tiba di Aceh pukul 14.50 WIB melalui bandara Sultan Iskandar Muda. Dia mengatakan hampir seluruh jenazah warga Aceh, dari total keseluruhan 25 orang, telah dipulangkan ke Aceh.

Sementara satu jenazah lagi akan tiba besok atas nama Yunardi Ali asal Desa Gunong Rotan, Kecamatan Labuhan Haji, Aceh Sealatan.

“Besok malam pukul 20.35 WIB mendarat pesawat Garuda yang membawa korban tersebut,” kata Saifullah Abdul Gani.

Ia mengatakan Tim Pemerintah Aceh telah bekerjasama dengan Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk mempercepat proses identifikasi sisa korban dalam musibah tersebut.

Berdasarkan hasil rapat di Institut Perubatan Forensik Negara, Hospital Kuala Lumpur yang dihadiri oleh pihak Tim DVI Mabes Polri, Polisi Diraja Malaysia (PDRM), KBRI Kuala Lumpur, perwakilan Tim Pemerintah Aceh dan Hospital Kuala Lumpur, sepakat untuk mempercepat proses korban yang belum teridentifikasi termasuk dengan menggunakan tes DNA keluarga korban.

“Langkah yang akan diambil dalam rangka mempercepat proses identifikasi tersebut adalah dengan mengumpulkan sisa jenazah korban yang belum teridentifkasi di Hospital Kuala Lumpur dan mengumpulkan DNA keluarga korban di Indonesia,” katanya.

Meskipun begitu masih ada beberapa warga Aceh yang dilaporkan hilang dalam musibah ini. Data yang diterima oleh Posko Informasi di Media Center Biro Humas juga terdapat korban warga Aceh yang belum teridentifikasi.

Pantauan tim terakhir pada Jumat, 11 September 2015 pukul 17.00 WIB, masih terdapat sembilan jenazah yang belum teridentifikasi. Jenazah tersebut tersebar di beberapa titik, seperti di Hospital Kuala Lumpur sebanyak 4 jenazah (3 laki-laki, 1 perempuan), Hospital Raja Permaisuri Bainun atau Hospital Ipoh sebanyak 4 jenazah (1 laki-laki, 3 perempuan) dan Hospital Sabak Bernam (1 laki-laki).

“Untuk para keluarga dan ahli waris korban yang belum teridentifikasi, dinasihatkan untuk segera datang ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Aceh di Rumah Sakit Bhayangkara Banda Aceh guna mempercepat proses identifikasi para korban,” ujarnya.[](bna)

Leave a Reply