Sambut Tahun Baru, Pemerintah Sabang Siapkan Pesta Kembang Api

SABANG – Tidak semua tempat khususnya di Aceh kita bisa menikmati meriahnya perayaan malam tahun baru, pesta kembang api, pertunjukan musik dan sejumlah hiburan rakyat lainya, bila anda ingin menikmati hal tersebut Sabang lah tempatnya.

Tanpa berniat untuk mengangkangi Syariat dan hari besar Islam, perayaan malam tahun baru di Sabang khusus disajikan bagi para pendatang walau tidak sedikit dari masyarakat Sabang yang juga ikut menikmati sajian hiburan tersebut.

"Sabang sebagai kota pariwisata sudah seharusnya berbenah dan memanfaatkan berbagai potensi yang tetap harus menghormati syariat islam yang berlaku," tukas Samsuar salah seorang warga setempat.

Ia menyebutkan, seperti tahun-tahun sebelumnya momentum perayaan tahun baru  sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat,baik di sektor pengelola penginapan, Home stay, pedagang sovenir, warung makan, angkutan dan lain-lain.

"Itu baru sebahagian belum lagi pihak angutan kapal juga akan diuntungkan, mengigat jumlah pengunjung akan meningkat drastis tiga hari sebelum tahun baru," tambahnya.

Hal itu juga di akui A Pilek salah seorang warga Sabang keturunan Tiong Hua yang lahir dan besar di Sabang, menurutnya saat ini penginapan yang dikelolanya sudah kebanjiran pesanan, seperti penginapan Pulau Jaya, Kartika dan Risort Anoi Itam.

"Sejak tanggal 25 desember mendatang Risort Anoi Itam dan beberapa penginapan lainya sudah full di pesan oleh tamu yang mayoritas berasal dari Medan Sumatra Utara," tukasnya.

Ia menjelaskan biasanya pendatang mulai memadati Sabang menjelang perayaan Natal tanggal 25 Desember dan kemudian berlanjut hingga malam pergantian tahun.

Sementara itu Kabid Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata Sabang Ali Taufik menjelaskan saat ini pihaknya sudah mempersiapkan berbagai event dan hiburan dengan tujuan menarik sebanyak mungkin pendatang, namun tetap ada batasan yang harus dtaati oleh pengunjung.

"Ada beberapa pagelaran seni dan pesta kembang api yang akan kita siapkan untuk malam pergantian tahun 2012-2013 mendatang, kita akan bekerjasama dengan komunitas Tiong Hua Sabang untuk menyiapkan ratusan kembang api tersebut," jelasnya.

Selain itu sebut Ali Taufik pada tanggal 12 Desember 2012 (12-12-12) komunitas Pemerhati Pariwisata Iboih dijadwalkan akan menyelenggarakan Iboih Festival dengan berbagai event menarik, kabarnya ini sangat dinantikan oleh turis asing di daerah tersebut. Pasalnya, Iboih Festival hanya diselenggarakan satu kali dalam setahun dengan berbagai pertunjukan.[] (zul)

  • Uncategorized

Leave a Reply