Sambut Ramadan, Bina Bangsa Getsempena Gelar Donor Darah

Sambut Ramadan, Bina Bangsa Getsempena Gelar Donor Darah

BANDA ACEH – STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh berhasil mengumpulkan 55 kantong darah dari aksi donor darah yang dibuat untuk memperingati Hari Darah Sedunia kemarin, Kamis, 11 Juni 2015.

Aksi sosial tersebut bekerja sama dengan PMI Banda Aceh, diikuti para mahasiswa, dosen dan staf di sekolah tinggi tersebut.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni STKIP BBG, Regina Rahmi, ketika membuka kegiatan itu mengatakan, aksi donor darah ini dibuat untuk menyambut bulan suci Ramadan 1436 Hijriyah yang jatuh pada Kamis, 18 Juni 2015 pekan depan.

Sementara itu, Wakil Ketua BEM STKIP BBG, Mira Zukira, menambahkan kegiatan donor darah tersebut juga diikuti beberapa perwakilan dari BEM yang ada di seputaran Darussalam Banda Aceh.

“Ke depan, kegiatan donor darah akan kita adakan rutin, misalnya enam bulan sekali. Hal ini kami lakukan untuk menjaga kesehatan. Akan tetapi, ini masih wacana dan tergantung bagaimana respons serta kesediaan dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) ataupun para dosen di STKIP BBG,” kata Mira pada portalsatu.com melalui surat elektronik.

Dokter yang bertugas pada kegiatan donor darah tersebut dr. Ratna, mengatakan antusias mahasiswa STKIP BBG untuk mendonorkan darah begitu besar. Sehingga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin BEM STKIP BBG.

“Tidak risiko ketika mendonor darah, melainkan manfaat yang begitu banyak. Misalnya, dengan mendonor darah kalori yang dibakar sebanyak 650 kalori, dan hal ini lebih banyak dibandingkan Anda berolahraga,” kata Ratna.

Ratna menambahkan, pendonor pemula biasanya sering merasa takut. Padahal sama sekali tidak ada risiko dari kegiatan donor darah. Ia juga menjelaskan donor darah tidak bisa dilakukan jika hemoglobin darah tidak cukup. Orang yang bergolongan darah O menurutnya tidak dianjurkan mendonorkan darah kecuali terdesak.

“Adapun manfaat mendonor darah, antara lain, menjaga kesehatan, meningkatkan produksi darah sel darah merah, membantu penurunan berat badan, mendapatkan kesehatan psikologis, dan mendeteksi penyakit serius,” katanya.

Syarat teknis agar bisa melakukan donor darah yaitu berusia 17-50 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, memiliki kadar hemoglobin 12,5-19 gram/dl, tekanan darah berkisar antara 100-180/60-199 mmHg, denyut nadi 50-100 permenit, jarak donor minimal 75 hari. Selain itu, pendonor hendaknya tidak mempunyai riwayat penyakit jantung, hati, paru, ginjal, kencing manis, gangguan pendarahan, kejang, dan penyakit kulit kronis. Tidak sedang menstruasi, hamil atau menyusui.[] (ihn)

Leave a Reply