Saat Putra Daerah Naik Tahta

Pelantikan Zulkifli H. Adam-Nazaruddin menciptakan sejarah baru bagi Kota Sabang. Pulau Weh menanti pembenahan dari putra aslinya.
______________________________

Senin awal pekan ini, 17 September 2012, Gubernur Zaini Abdullah melantik pasangan Zulkifli H.Adam-Nazarudin atau Zul-Nazar sebagai Walikota dan dan Wakil Walikota Sabang. Banyak pihak menilai, terpilihnya mereka sebagai  Wali Kota-Wakil Wali Kota Sabang periode 2012-2017 dinilai telah menciptakan sebuah tonggak sejarah baru bagi Kota Sabang.

Setidaknya sudah14 wali kota yang memimpin Sabang sejak kota ini terbentuk 47 tahun silam. Di antara para pemimpin sebelumnya, hanya Zul-Nazar yang merupakan putra asli Sabang.

"Saya tidak menyangka mereka akan berhasil dalam putaran kedua ini. Ternyata mereka mampu mengukir sejarah baru kepemimpinan Kota Sabang,” ujar Adnan Hasyim, tokoh masyarakat Sabang.

Pasangan Zul-Nazar diharapkan mampu mengubah pola pikir warga Sabang yang selama ini menilai putra asli tak bakal mampu jadi pemimpin di daerahnya sendiri. Namun, Adnan yakin Zul-Nazar akan bisa membangun Sabang karena lebih mengenal dan paham kebutuhan masyarakatnya sendiri dari berbagai sektor.

Memperoleh suara terbanyak mencapai 10.008 atau 62,8 persen pada putaran kedua, tidak lantas membuat Zul-Nazar bangga. Menurut Zulkifli H. Adam, ia dan Nazaruddin masih memiliki tanggung jawab besar untuk masyarakat Sabang. "Saya berharap masyarakat tetap bersama-sama membangun Kota Sabang ini ke arah lebih baik," ujar Zulkifli yang didampingi Nazaruddin.

***

Zulkifli H. Adam lahir di Gampông Paya Seunara, Kecamatan Sukakarya, 17 September 1975. Ia akrab disapa Pak Zol DPR. Sapaan ini melekat sejak 1999. Saat itu ia menjadi Anggota DPR Daerah Sabang dari Partai Persatuan Pembangunan. Di pengujung jabatannya,  Zulkifli dijebloskan ke penjara sebagai tahanan politik Gerakan Aceh Merdeka.

Setelah keluar penjara, Zulkifli bekerja sebagai sopir truk pasir. Baginya, pekerjaan apa saja layak dikerjakan asal halal dan sesuai syariat Islam.

Selain itu, Zulkifli juga aktif dalam kegiatan kepemudaan dan olahraga. Dia pernah menjabat Ketua Komite Karate Indonesia cabang Sabang.

Zulkifli juga dikenal sebagai orang yang pantang menyerah. Kepada para pemuda di Sabang, alumni Lemhanas ini kerap mengingatkan agar berusaha giat dan tak mudah menyerah.

Zulkifli menyelesaikan seluruh pendidikan dasarnya di Sabang. Dia pernah tercatat sebagai murid di MIN Paya Seunara, SMP Hangtuah Sabang, dan SMA Negeri 2 Sabang. Namun, seperti kebanyakan putra Sabang, dia lebih memilih berbisnis cengkeh ketimbang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Tak kuliah bukan berarti tak cerdas. Bahkan kapasitas Pak Zol DPR diklaim sebagai kandidat paling jenius saat dilakukan uji IQ seluruh kandidat pada Pilkada Aceh 2012. Selain itu, dia juga dikenal sederhana.

Adapun wakilnya, Nazaruddin, dulunya pernah menjadi nelayan. Pria kelahiran Gampong Pasiran, Kecamatan Sukarya, 12 Maret 1972, ini sangat memahami kondisi masyarakat Sabang. Pria, yang akrab disapa Teungku Agam, ini mantan kombatan. Namun, sebagian warga Sabang mengenal Nazaruddin sebagai pelopor becak di Sabang.

Ide itu muncul pada 1997. Nazaruddin menciptakan terobosan baru dengan menjadi tukang becak pertama di Sabang. Lambat laun jejaknya diikuti beberapa warga Sabang yang lain. Kini, ia didaulat sebagai Dewan Penasihat Persatuan Becak Sabang.

Sebelumnya, Ketua Partai Aceh Kota Sabang ini pada 1997 menjadi ajudan Panglima GAM Sabang. Posisi ini berlanjut pada2001. Namun pada 2004, ia ditangkap dan ditahan sebagai tahanan politik GAM. Seterusnya Nazaruddin dipercaya sebagai Gubernur GAM Sabang pada 2005 dan Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh pada 2007.

Pria yang kini tercatat sebagai anggota DPRKota Sabang, ini menyukai olahraga. Selain itu, Teungku Agam juga tercatat sebagai penasihat Bungong Nanggroe Volley Club (BNVC) dan Manajer INKAI Sabang.

Alumni MAN Sabang ini juga memiliki bakat saudagar. Dia adalah importir gula asal Thailand ke Sabang.

***

Ke depan, pasangan Zul-Nazar diharapkan bisa membangun masyarakat Sabang dari sektor pendidikan dan beberapa sektor lainnya, termasuk dari sektor unggulan Pariwisata Sabang. Harapan itu terbantu dengan adanya subsidi biaya pendidikan dan santunan biaya duka bagi seluruh warga Sabang yang akan dilaksanakan pada 2013.

"Kami sudah berjanji dan harus ditepati dengan arah dan tujuan yang satu, yakni membangun Kota Sabang ke arah lebih baik," ujar Zulkifli.

Hal senada disampaikan Nazaruddin. Sebagai Wakil Wali Kota Sabang, ia berharap masyarakat dan pihak terkait bersama membangun Pelabuhan Bebas Sabang serta mewujudkannya sebagai salah satu sentral ekonomi Sabang dan Aceh.

"Pemerintah Pusat sudah memikirkannya. Hanya saja tinggal menjalankan dan itu dibutuhkan kesungguhan Pemerintah Kota Sabang serta dukungan masyarakat," ujar Nazaruddin.

Kedua sosok pimpinan baru Kota Sabang ini dinilai Penjabat Wali Kota Sabang, Zulkifli Hasan, memiliki komitmen dan sosok individu yang mau bekerja keras untuk masyarakat. "Saya nilai mereka akan mampu mewujudkan pembangunan Sabang ke arah lebih baik," ujarZulkifli Hasan.[]

BIODATA

ZULKIFLI H. ADAM

Tempat Tanggal Lahir: Paya Seunara, 17 September 1975

Pendidikan:

SMA Negeri 2 Sabang

Pekerjaan:

Anggota DPR Daerah Sabang dari Partai Persatuan Pembangunan

Organisasi:

Ketua Komite Karate Indonesia cabang Sabang

 

NAZARUDDIN

Tempat Tanggal Lahir: Pasiran, 12 Maret 1972

Pendidikan:

MAN Sabang

Pekerjaan:

Anggota DPRK Sabang

Organisasi:

Dewan Penasihat Persatuan Becak Sabang

Ketua Partai Aceh Kota Sabang

Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh

Penasihat Bungong Nanggroe Volley Club

Manajer INKAI Sabang

  • Uncategorized

Leave a Reply