Rusia Ingin Bangun Pangkalan Angkatan Laut di Vietnam

RUSIA sedang dalam pembicaraan dengan beberapa negara, termasuk anggota ASEAN Vietnam, untuk membangun pangkalan angkatan lautnya. Vietnam menyatakan akan mengizinkan Rusia membangun pusat perawatan kapal-kapal perang di wilayahnya.

Panglima Angkatan Laut (AL) Rusia, Laksamana Madya Viktor Chirkov, mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti, Jumat (27/7/2012), bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan tiga negara, yakni Vietnam, Kuba, dan Seychelles, mengenai niat Rusia membangun pangkalan angkatan lautnya.

"Kami memang meneruskan rencana kami untuk menempatkan kekuatan AL Rusia di luar Federasi Rusia. Sebagai bagian dari rencana ini di tingkat internasional, kami sedang membicarakan berbagai isu terkait pembuatan pangkalan-pangkalan perawatan kapal di Kuba, Seychelles, dan Vietnam," tutur Chirkov.

Pada hari yang sama, Presiden Vietnam Truong Tan Sang, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke Rusia, mengatakan, Vietnam akan mengizinkan Rusia membangun pusat perawatan kapal-kapal perangnya di pelabuhan Teluk Cam Ranh, Vietnam.

Meski demikian, Sang mengatakan, fasilitas itu tidak akan berbentuk pangkalan militer. Sang hanya menegaskan, Teluk Cam Ranh akan digunakan untuk mengembangkan kerja sama militer antara Rusia dan Vietnam, dua sekutu di era Perang Dingin.

Pelabuhan di Teluk Cam Ranh ini pernah menjadi pangkalan militer Uni Soviet sejak akhir Perang Vietnam, sampai setelah Uni Soviet runtuh dan dilanjutkan menjadi pangkalan militer AL Rusia. Namun, dengan alasan kekurangan dana dan untuk memperbaiki hubungan dengan AS, Presiden Rusia Vladimir Putin menutupnya pada 2002.

Bulan lalu, Menteri Pertahanan AS Leon Panetta saat mengunjungi Vietnam, juga menyatakan minat untuk membangun pusat perawatan kapal-kapal perang AS di Teluk Cam Ranh sebagai bagian dari perubahan kebijakan militer AS untuk kembali ke kawasan Asia Pasifik. Di masa Perang Vietnam, angkatan bersenjata AS juga memanfaatkan pangkalan di Cam Ranh itu.

Saat ini, satu-satunya fasilitas AL Rusia di luar negeri hanya ada di Tartus, Suriah. Rusia merasa kebutuhan akan pangkalan militer di luar Rusia ini sangat mendesak, setelah AL Rusia ikut bergabung dalam operasi antiperompak di perairan di sekitar Somalia dan Teluk Aden. (AP/RIA Novosti/DHF) | sumber: kompas

  • Uncategorized

Leave a Reply