Rumah Janda Hangus Terbakar Disulut Anak Gangguan Mental di Bireuen

BIREUEN – Satu unit rumah semi permanen berukuran 8 x 7 meter milik Sakdah bin Sulaiman, 60 tahun, warga Desa Lapehan Mesjid Kecamatan Makmur, Bireuen hangus dilalap sijago merah sekira pukul 23.00 wib malam tadi Jumat, 16 November 2012. Tidak ada korban jiwa kerugian puluhan juta rupiah.

Ketua PMI Ranting Makmur, Faisal Ali, Sabtu, 17 November 2012 mengatakan sempat melihat api mengepul dari rumah janda tersebut dan segera mendekat. Bersama sejumlah warga, dia memadamkan api yang merembes ke rumah panggung, yang berdampingan dengan rumah terbakar tersebut.

“Upaya yang dilakukan warga dengan menyiram air berhasil memadamkan api yang menjalar ke rumah panggung yang juga milik korban,” ujar Faisal.

Sejumlah barang seperti mesin pompa air, pakaian, bahan pokok dan ijazah serta barang lainnya tidak dapat diselamatkan. Untuk sementara korban tinggal di rumah keluarga dekatnya sambil menunggu perbaikan tempat sementara oleh warga.

Faisal mengatakan, menurut keterangan warga, rumah milik janda tersebut terbakar sebab sulutan api dari Yusmadi, 30 tahun, anak kandung Sakdah yang sudah bertahun-tahun menderita sakit jiwa. Yusmadi lepas dari pasungan beberapa hari lalu.

“Ketika dia terlepas dari belenggu, ibu dan seorang adiknya tidak berani lagi tinggal di rumah, bahkan saat kejadian pembakaran rumah itu, keduanya tidak berada di dalam rumah,” ujar Faisal.

Azhari, sekdes setempat sejak kejadian semalam warga terus mengawasi pergerakan Yusmadi yang mengitari gampong Lapehan dengan cangkul, kukur kelapa dan batu di tangannya, kondisi tersebut berlangsung sampai Sabtu pagi hari.

“Tetapi siang tadi, Yusmadi sudah diamankan warga dan selanjutnya oleh keluarganya akan segera dibawa ke RSJ Banda Aceh untuk perawatan,” kata Azhari.(bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply