Riwayat Adipura di Kota Banda Aceh

BANDA ACEH – Kota Banda Aceh kembali mendapatkan Piala Adipura untuk keempat kalinya dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat Walikota Banda Aceh, T. Saifuddin di Istana Negara, Jakarta, kemarin, Selasa, 5 Juni 2012 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Banda Aceh menerima piala Adipura yang pertama kali pada tahun 1996 pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Saat itu Walikota Banda Aceh dijabat oleh Sayed Husein Al-Haj.

13 tahun kemudian, pada tahun 2009 Banda Aceh kembali menerima piala kota terbersih yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup tersebut untuk yang kedua kalinya. Saat itu Kota Banda Aceh telah dipimpin oleh Mawardy Nurdin.

Setahun berikutnya, di tahun 2010 Banda Aceh juga menerima penghargaan Adipura dengan predikat peraih Peringkat I Kota Metropolitan Terbersih se- Indonesia.

Meski sempat terlewati di tahun 2011, namun Banda Aceh akhirnya berhasil meraih kembali gelar Kota Terbersih untuk tahun 2012 ini.

Untuk tahun 2012 Pemerintah memberikan penghargaan Adipura kepada 125 kota di Indonesia. Dua di antaranya penerima Anugerah Adipura Kencana, dan 123 kota sebagai penerima Anugerah Adipura, serta Piagam Adipura untuk 33 kota, dan penghargaan untuk pengelolaan sarana dan prasarana terbaik yaitu Taman Kota terbaik, Pasar terbaik dan Terminal terbaik.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2012 dilaksanakan bersamaan dengan Tahun Badak Internasional. Pencanangan Tahun 2012 sebagai Tahun Badak Internasional merupakan gagasan yang disampaikan oleh Presiden International Union for Conservation of Nature (IUCN) yang juga didukung oleh sebelas negara sebaran badak dunia (Rhino Range State), yaitu : Mozambique, Kenya, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Afrika Selatan, Bhutan, Nepal, India, Malaysia dan Indonesia.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply