Risma: 77 Penumpang Air Asia Warga Surabaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan sebanyak 77 warga Surabaya menjadi penumpang pesawat AirAsia QZ8501 yang dinyatakan hilang kontak sejak kemarin pagi. Data warga itu dicari sendiri oleh Risma sejak kemarin ketika mengunjungi posko krisis center di Terminal 2 Bandara International Juanda.

Dari total 77 orang itu, sekitar lima KK berangkat berombongan bersama keluarga ke Singapura. Risma memastikan hal itu posko krisis center, Senin, 29 Desember 2014. (Awan Cumulonimbus Ancam Pencarian Air Asia)

Risma menyebut pendataannya itu terbilang cepat, karena melibatkan semua dinas. Pelacakan, ia menambahkan, dikerjakan secara cepat dan sistematis, warganya cepat ditemukan. "Anehnya, dari pihak Air Asia yang terkesan lamban," ujarnya kecewa. (Pencarian Air Asia Difokuskan di Sini)

Ia menjelaskan, ada satu nama yang belum ditemukan secara pasti. Sebab nama yang ditulis berasal dari Surabaya itu tidak ada di dalam kartu keluarga yang dimiliki Dinas Kependudukan Surabaya. "Kami akan tanyakan nanti ke pihak AirAsia," kata dia.

Sejak kemarin, Ahad, 22 Desember 2014, Risma didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surabaya Suhartoyo Wardoyo mengecek nama-nama penumpang dalam daftar kependudukan. Baru hari ini dipastikan bahwa ada 77 warga Surabaya di dalam pesawat AirAsia QZ8501. | sumber : tempo

  • Uncategorized

Leave a Reply