Ribuan Orang Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Pengadaan Simulator SIM

JAKARTA – Sekitar 100 orang termasuk wartawan mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 4 Oktober 2012 siang. Kedatangan mereka guna mendukung lembaga antikorupsi itu untuk mengusut tuntas korupsi para petinggi Polri.

Dukungan berupa petisi “Save KPK” tersebut digagas oleh Anita Wahid, berangkat dari keprihatinannya atas dukungan pemerintah dan parlemen yang makin minim terhadap KPK.

Anita Wahid (35), putri ketiga mantan Presiden Abdurrahman Wahid, didampingi sejumlah aktivis antikorupsi; diantaranya Ilian Deta dan Donald fariz dari Indonesian Corruption Watch, Usman Hamid, akademisi Thamrin Amal Tomagola serta dua pimpinan KPK, Abraham Samad dan Busyro Muqoddas.

“Sejauh ini petisi sudah ditandatangani oleh 6.609 orang dan itu masih akan berlanjut. Kami akan membuat supaya ada 100 ribu orang yang menandatangani," kata Anita Wahid.

Dia mengatakan, petisi ini ditujukan kepada Presiden RI. Di dalam petisi tersebut, mereka menyatakan dukungan kepada KPK untuk mengambil alih secara penuh penyidikan kasus simulator SIM dan tidak mendapatkan intervensi apapun dari Polri.

Para aktivis juga mendesak Polri untuk melakukan pembersihan internal dan mau bekerjasama bersama KPK.

“Polri kami desak untuk tidak melakukan pembangkangan dan menyerahkan siapapun yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Anita.(bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply