Resmi jadi tahanan polisi, Gatot diam seribu bahasa

Setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Holly Angela Hayu selama 1×24 jam, pejabat eselon 1 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Gatot Supiartono resmi ditahan. Gatot menuju ke dalam sel tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.47 WIB.

Kurang lebih sepuluh penyidik mengawal pemindahan Gatot yang mengenakan kemeja berwarna biru ke dalam tahanan. Gatot pun tidak mengeluarkan sepatah kata pun ke sejumlah awak media yang sudah menunggu sejak Kamis (17/10) siang.

Resminya penahanan Gatot diamini oleh pengacaranya Afrian Bondjol. "Malam ini sekitar jam 8 malam klien saya ditahan. Saya mewakili klien saya hanya bisa menghormati proses hukum," ujar Afrian di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/10).

Afrian menambahkan, pihaknya akan mengirimkan permohonan penangguhan kepada Polda Metro Jaya.

"Secepatnya akan dikirimkan surat permohonan penangguhan penahanan," singkatnya.

Gatot dijerat Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 KUHP tentang pembunuhan berencana dan terancam dihukum mati atau penjara selama 20 tahun.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menyatakan, polisi sudah mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap Gatot. Sebelum memasuki ruang tahanan, tersangka juga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Dokter Bid Dokkes Polda Metro.

"Sekitar jam 19.00 surat perintah penahanan ditandatangani sdr 'G', kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dokter Bid Dokkes Polda Metro, dan sekitar jam 19.45, 'G' dipindahkan dari ruangan penyidik ke ruang Tahanan didampingi pengacara dan penyidik," ungkap Rikwanto.[] sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply