Rektor Unimal Lahirkan Buku Ekonomi Peradaban

Rektor Unimal Lahirkan Buku Ekonomi Peradaban

LHOKSEUMAWE – Rektor Unimal Prof. Dr. Apridar kembali melahirkan buku tentang ekonomi. Karya terbarunya, “Ekonomi Peradaban, Ekonomi, Politik, Pendidikan dan Keagamaan”, diterbitkan penerbit Graha Ilmu Yogyakarta.

Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, Jumat, 3 Juli 2015, disebutkan buku tersebut merupakan buku ke-11 yang ditulis Apridar sepanjang karirnya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Unimal. Sebelumnya, ia telah menulis buku tentang ekonomi kelautan, ekonomi internasional, potensi ikan tuna Indonesia, dan lainnya.

Apridar mengatakan ide awal menulis buku terbarunya itu saat dirinya menulis artikel di sejumlah media nasional dan lokal. “Persoalan utama bangsa ini sangat kompleks, mulai ekonomi, politik, pendidikan dan keagamaan,” ujarnya.

Menurut Apridar, empat persoalan besar dibahas dalam buku itu bermuara pada perubahan peradaban. Dalam buku setebal 100 halaman itu juga berisi harapan agar perekonomian Indonesia semakin kuat, kualitas lulusan perguruan tinggi lebih baik, dan iklim politik tidak diwarnai “huru-hara” yang menghabiskan energi anak bangsa.

“Dalam buku itu, saya ingin penguatan ekonomi semata-mata untuk kesejahteraan rakyat. Politik bisa mendidik rakyat untuk menghargai perbedaan pendapat dalam ruang demokrasi. Politik jujur dan politik bersih, sehingga bangsa ini bisa dibangun ke arah lebih baik dari waktu ke waktu,” kata pria yang dilahirkan di Lhokseumawe, 13 April 1967 silam.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah pada sambutannya dalam buku tersebut menyebut pemikiran konstruktif untuk kemajuan Aceh dan Indonesia dari akademisi sangat diharapkan. Zaini mengapresiasi dengan terbitnya buku tersebut. “Semoga akademisi lainnya di Aceh juga berkontribusi dalam bentuk buku, sehingga generasi kita berikutnya bisa bercermin dari karya pendahulunya,” ujarnya.[]

Baca juga:

 Tiga Tahun Zikir Rektor Unimal Pembangunan Aceh tidak Fokus

 Apridar Gubernur harus Berani Instruksikan Perbankan di Aceh Syariah

 Poros Maritim Rektor Unimal Pemerintah Aceh Kurang Gesit

 

Leave a Reply