Rekomendasi dari sarasehan BPKS di The Pade Hotel akan diserahkan ke Gubernur Aceh

ACARA sarasehan tentang kebijakan prosedur impor barang Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) di The Pade Hotel Aceh Besar, Selasa, 4 Juni 2013 lalu, menghasilkan sejumlah rekomendasi.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Panitia, Fauzi Umar, saat dihubungi ATJEHPOSTcom, Rabu siang, 5 Juni 2013

“Sebagaimana dalam acara yang telah berlangsung kemarin, setelah pemaparan materi dan pemaparan persoalan seluruh peserta terkait pengembangan kawasan Sabang ke depan, semua pihak telah menarik kesimpulan dan beberapa rekomendasi. Dimana ini nantinya akan diteruskan kepada Gubernur, Dirjen Bea Cukai Pusat, dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan,” ujar Fauzi Umar.

Beberapa rekomendasi, kata dia, seperti  sepakat dan memahami bahwa kawasan Sabang merupakan kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas yang memiliki ketentuan tentang pemasukan barang berbeda dengan kawasan lainnya.

Pada kawasan Sabang berlaku Undang-Undang No 37 tahun 2000 tentang penetapan Sabang sebagai kawasan Free Trade dan Free Port Zone.

Peserta juga sepakat bahwa belum adanya ketegasan dari semua peraturan yang ada tentang jenis barang-barang yang bisa masuk ke kawasan Sabang yang tidak berlaku tata niaga barang yang dimasukkan importir. Baik yang bebas maupun yang terbatas, kecuali 4 (empat) jenis barang yang nyata-nyata dilarang masuk (terlarang) yaitu Senjata/Bahan Peledak, Narkoba, Limbah Kimia dan Pornografi.

“Peserta juga sepakat untuk membentuk Crisis Center di Sabang untuk menjembatani persoalan-persoalan yang ada,” kata dia.[] (mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply