Razia di Jalan Muhammad Jam, Puluhan Labi-labi Tertangkap

BANDA ACEH – Razia kendaraan umum yang dilakukan Dinas Perhubungan Aceh bekerja sama dengan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh di Jalan Muhammad Jam menangkap puluhan mobil yang tidak dilengkapi dokumen lengkap, Rabu 19 September 2012.

Komandan operasi lapangan bagian kendaraan dari Dinas Perhubungan, Adista, kepada The Atjeh Post mengatakan razia itu digelar menindaklanjuti instruksi Wali Kota Banda Aceh untuk menertibkan kendaraan umum yang beroperasi di wilayah kota.

"Kebanyakan yang terjaring adalah labi-labi dan L-300, juga kendaraan pengangkut barang," ujarnya.

Menurut Adista, rata-rata pelanggaran yang dilakukan pemilik labi-labi dan L-300 adalah menyalahi izin trayek dan izin usaha.

"Inilah yang sering membuat keributan di antara sesama supir, mereka menyalahi izin trayek," katanya.

Sementara itu, para pemilik mobil pengangkut barang, menurut Adista juga banyak bermasalah dengan buku uji kelayakan kendaraan umum (KIR) dan tidak memiliki surat izin usaha. "Yang pakai kaca gelap juga kita amankan," ujarnya.

Pantauan The Atjeh Post di lokasi razia tampak petugas Dinas Perhubungan dibantu polisi masih melanjutkan razia.

"Kalau yang bermasalah itu buku KIR, Surat Izin Usaha atau Trayek mereka akan kita arahkan untuk mengurusnya di kantor perhubungan, sementara selain itu akan diurus di pengadilan," ujar Adista.

Dalam razia ini, kata dia, Dinas menerjunkan 20 personil dan dibantu empat personil dari Polda Aceh serta empat personil dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply