Ratusan Siswa SMA Kutacane Sudah Setahun Belajar di Lantai

KUTACANE – Ratusan siswa di lima ruangan kelas SMAN 2 Kutacane terpaksa menggelar belajar dan mengajar di lantai sekolah akibat tidak adanya mobiler berupa bangku dan meja.

Ironisnya, hal ini sudah dialami para ratusan siswa sejak setahun lamanya. Namun, pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak karena bangku sekolah yang ada sudah rusak dan tidak layak pakai lagi.

"Padahal persoalan ini sudah sampai ke pihak yang berwajib, atas laporan masyarakat," kata salah seorang sumber yang tidak mau dituliskan namanya kepada The Atjeh Post, Kamis 6 September 2012.

Kepala SMA N 2 Kutacane, Drs H Hamidin saat dihubungi The Atjeh Post, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, keadaan ini telah dialami sekolahnya sejak kurang lebih setahun lamanya.

Pihaknya telah mengusulkan pengadaan mobiler bangku dan meja belajar ini ke Dinas Pendidikan Aceh Tenggara. Usulan tersebut, kata dia, sudah dilakukan sejak delapan bulan lalu yakni tahun anggaran 2011 lalu. Kabarnya permintaan mobiler akan di danai dengan Dana Otsus Aceh.

"Namun, sayangnya hingga kini belum juga direalisasikan," kata dia.

Menurut Hamidin, usulan pengadaan mobiler ini pada awalnya untuk delapan lokal.

"Namun karena tak kunjung direalisasikan pada tahun lalu, di tahun ini hanya lima lokal yang kita usulkan karena siswa kita pada tahun ajaran baru ini, hanya sampai lima lokal," ujarnya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply