Ratusan hektare mangrove di Simeulue direhabilitasi bulan Maret

YAYASAN Hutan Biru (YHB), salah satu pegiat lingkungan merehabilitasi tanaman manggrove seluas 200 hektar di Kabupaten Simeulue, Jumat 15 Februari 2013.

Rehabilitasi dengan pola penanaman bibit manggrove tersebut, dipusatkan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Teluk Dalam, Simeulue Timur dan Kecamatan Teupah Selatan.

Sebanyak 75 persen hutan manggrove di tiga kecamatan itu dianggap mengalami kerusakan dan tidak produktif.

Kerusakan ini dipicu akibat bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami 2004 lalu yang menyebabkan daratan pulau Simeulue, tempat ratusan hektar tanaman manggrove itu terangkat dan jauh dari air laut.

Selain itu, kerusakan tanaman manggrove juga disebabkan adanya penebangan oleh warga.

"Rehabilitasi manggrove dilaksanakan Maret mendatang di tiga kecamatan dengan luas 200 hektare," kata Koordinator Lingkungan YHB, Kabupaten Simeulue, Syafril kepada ATJEHPOSTcom, Jumat, 15 Februrai 2013.

Rehabilitasi manggrove seluas 200 hektar di tiga kecamatan tersebut, kata dia, meliputi pantai Gampong Sambai, Lugu Sebahak, Gunung Putih, Babussalam, Muara Aman, Kuala Makmur, Linggi, Lugu, Babang dan pesisir pantai Gampong Ana'o.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply