Ratusan Burung Murai Simeulue Gagal Diselundupkan

SINABANG – Sekitar 300 ekor burung murai asal Kabupaten Simeulue yang hendak diselundupkan ke daratan Pulau Sumatera berhasil digagalkan oleh polisi dan Dinas Kehutanan Kabupaten Simeulue, Jumat malam 1 Februari 2013.

Ratusan ekor burung murai itu ditemukan dari salah satu gudang barang kapal fery KMP Teluk Sinabang yang hendak berlayar ke Labuhan Haji, Aceh Selatan.

Kapolres Simeulue AKBP Parluatan Siregar mengatakan polisi dan petugas Dinas Kehutanan melakukan penggeledahan sejumlah gudang lambung kiri dan kanan kapal KMP Teluk Sinabang. Burung murai ditemukan di lambung kanan kapal tersebut.

Informasi adanya penyelundupan burung murai itu, kata Parluatan, diterimanya langsung dari masyarakat.

“Kita taksir ada 300 ekor burung murai yang berhasil kita tangkap,” kata Parluatan yang tiba di lokasi tak lama setelah penggeledahan.

Menurut Parluatan, penyelundupan burung murai dalam jumlah besar dan kecil sering terjadi. Hal itu, katanya, dapat dilihat dari cara mengemas tempat burung yang rapi dan dilengkapi dengan makanan burung selama dalam perjalanan.

“Ini cara-cara profesional dan sudah sering terjadi, namun pelakunya tidak tertangkap tapi akan terus kita kejar, termasuk tukang antar ke dalam kapal fery,” katanya.

Ratusan burung murai itu saat ini dikarantina di Dinas Kehutanan Simeulue dan direncanakan akan kembali di lepas ke habitatnya hari ini, Sabtu, 2 Februari 2013. []

  • Uncategorized

Leave a Reply