RAPBK Langsa 2013, 70 Persen Diusulkan untuk Belanja Pegawai

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Langsa mengusulkan belanja pegawai pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Kota (RAPBK) Langsa tahun anggaran 2013 sebesar 70 persen untuk belanja pegawai. Sedangkan total RAPBK 2013 yang sedang dalam pembahasan di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa sebesar Rp. 514. 994.594.647.

"Jika dibandingkan dengan APBK Langsa tahun 2012, jumlah tersebut turun sekitar tujuh persen. Tahun lalu sekitar 77 persen digunakan untuk belanja pegawai," kata Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, kepada ATJEHPOSTcom, Selasa, 18 Desember 2012.

Jelas Marzuki, untuk belanja tidak langsung pegawai meliputi gaji sekitar Rp 292.739.118.665. Sedangkan untuk belanja langsung pegawai meliputi gaji honor dan honorium lainnya senilai Rp 68.268.952.370.

Kata Marzuki, penyebab tingginya alokasi dana untuk pegawai karena saat ini jumlah pegawai dan tenaga honorer di Pemerintah Kota Langsa mencapai 7 ribu lebih.

Dijelaskannya, pembengkakan anggaran terjadi dari sejumlah pos anggaran yang wajib dikeluarkan. Seperti dana untuk sertifikasi guru yang mencapai Rp 33 miliar lebih, belum lagi ditambah dana tunjangan fungsional guru Rp 10,1 miliar dan dana tunjangan fungsional perawat Rp 2,1 miliar.

"Akan tetapi, untuk menurunkan angka belanja pegawai dari 77 persen pada APBK TA 2012 lalu itu, pihak eksekutif mengusulkan hanya 70 persen pada RAPBK 2013,"kata Marzuki.

Untuk menurunkan belanja pegawai, kata Marzuki, akan melakukan pengurangan maupun memangkas honorium tenaga-tenaga teknis pelaksanaan proyek dan lainnya di setiap Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK).  

Ke depan, kata dia Pemerintah Kota Langsa berusaha menurunkan belanja pegawai. Bahkan kata Marzuki, pihaknya menargetkan anggaran untuk pegawai di bawah 70 persen dari APBK. "Seperti di daerah lain di Indonesia,"katanya.

Selain itu,  nantinya, Pemerintah akan melakukan swastanisasi terhadap pengelolaan sampah di Dinas Kebersihan. Pasalnya, jumlah tenaga honor di dinas tersebut saat ini mencapai 480 orang. Kata dia, jumlah ini tertinggi dari setiap dinas dan badan yang ada.

"Apabila Tempat Penbuangan Akhir (TPA) sampah di Pondok Keumuneng, Kecamatan Langsa lama ini ke depan dikelola pihak ketiga, maka gaji tenaga honor otomatis akan ditanggulangi sepenuhnya oleh rekanan.[] (zul)

  • Uncategorized

Leave a Reply