Rahma Febriani: Menulis Karena Terinspirasi dari Komik dan Novel

BERAWAL dari hobi membaca komik dan novel, gadis mungil ini berhasil menyabet juara harapan tiga lomba menulis novel tingkat Nasional yang dibuat oleh Kementerian Agama pada Agustus 2011 lalu.

Walau hanya berhasil meraih sebagai juara harapan, namun Rahma Febriani atau biasa dipanggil Feby sangat senang dan bangga atas prestasinya itu. Bukan apa-apa, meski sebelumnya sering menulis cerpen dan catatan-catatan pendek, tapi itu adalah karya pertamanya yang dipublikasikan dan diikutkan lomba.

Saat The Atjeh Post berbincang-bincang dengannya, gadis kelahiran 9 Februari 1996 ini tampak antusias saat menceritakan pengalamannya menulis novel tersebut. Rupanya kisah bertema tsunami itu terinspirasi dari kisah nyata yang dialami oleh tetangganya.

“Judulnya Kasih yang Terlahir, itu karya Feby yang pertama, tapi sebagiannya Feby kembangkan lagi dengan imajinasi Feby sendiri, tapi sayang alur ceritanya terlalu singkat sehingga cuma tembus juara harapan,” ujarnya.

Untuk menyalurkan hobi dan idenya, Feby sengaja bergabung dengan klub Majalah Dinding di sekolahnya, SMA N 2 Banda Aceh. Ia juga aktif di organisasi dan sekarang menjabat sebagai Ketua Dua di OSIS. Selain itu Feby juga aktif di kegiatan Pramuka.

Selain terinspirasi untuk menulis, novel dan komik yang ia baca juga mengilhaminya untuk menggambar. Terutama menggambar tokoh-tokoh komik kegemarannya. Tak hanya menulis, ia juga menaruh perhatian yang tinggi terhadap lingkungan.

Saat karnaval Daur Ulang Limbah beberapa waktu lalu ia terlihat bak puteri kertas. Dari ujung kepala hingga ujung kaki dipenuhi berbagai atribut kertas mulai dari gaun, sepatu hingga topi. “Sebenarnya kalau di luar Negeri gaun kertas dibuat dengan bagus sehingga layak dipakai dan diperjualbelikan dengan harga yang tinggi. Cara ini termasuk salah satu mendaur ulang limbah agar dapat dimanfaatkan kembali,” tuturnya.

  • Uncategorized

Leave a Reply