Rabu Pagi, Gubernur Irwandi Bertemu Mendagri dan Menkopolhukam

JAKARTA- Gubernur Aceh Irwandi Yusuf akan bertemu dengan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi di kantor Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto. Kepada The Atjeh Post, usai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Selasa sore, Gamawan Fauzi mengatakan pertemuan itu direncanakan berlangsung pada pukul 10.00 WIB, Rabu 4 Januari 2012.
 
Saat ditanyakan hasil pertemuan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Djoehermansyah dengan pihak Partai Aceh, beberapa waktu lalu, Gamawan mengatakan pertemuan itu hanya untuk memediasi seandainya qanun soal calon independen diakomodir.
 
“Besok saya akan ketemu Gubernur Irwandi dan Menkopolhukam. Berbagai kemungkinan bisa terjadi tapi pegangan kita ‘kan apa yang sudah diputuskan KPU itu, sampai sekarang. Antara Pak Djoe dan PA (Partai Aceh)? Ya niat Pak Djoe kan baik ya, mau memediasi seandainya qanun (yang mengatur keterwakilan calon independen) diakomodir, dulu kan tanpa qanun, sewaktu MK meloloskan uji materiil calon independen. Kalau Januari ditandatangani apa mungkin pilkada dimundurkan, nah kita menjamin ini kan tidak bisa, maka dimediasi oleh Pak Djoe.”
 
Seterusnya, kata Gamawan, keputusan akan tetap ada pada Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
“Keputusan akan disampaikan ke KPU dan nanti itu hak KPU apakah (pilkada) akan dimundurkan  atau tidak. Tapi ini sebuah proses yang akan ditawarkan pada KPU, supaya semua terakomodir, PA juga sebagai calon, calon independen, dan calon dari partai nasional juga terakomodir. Nah jadwalnya silakan diatur oleh KIP.”
 
Sementara menyangkut kasus penembakan di beberapa tempat di Aceh, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo mengatakan sejauh ini Jakarta terus memantau situasi, meski pengamanan tetap dipercayakan pada Kapolda Iskandar Hasan dan jajarannya.
 
“Di Aceh sudah ada Brimob ya. Sekali lagi Polda Aceh beserta Polres sedang melakukan penyelidikan. Jadi kasih kesempatan, nanti hasilnya kita akan sampaikan,”ungkap Kapolri Pradopo.
 
Mendagri sendiri menegaskan, tembak menembak tidak ada kaitannya dengan proses menuju Pilkada. “Tidak ada kaitannya dengan pemilukada, itu kriminal biasa. Tidak ada komentar Presiden tadi.”
 
Menkopolhukam Djoko Suyanto juga menyampaikan pendapat senada. “Soal penembakan, itu tugasnya polisi. Masak begitu saja jadi porsi Presiden. Kejahatan kan memang seharusnya ditangani kepolisian, kan?” kata Djoko.

  • Uncategorized

Leave a Reply