Punya anak bikin pasangan tak bahagia?

ANAK adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan. Tak sedikit pasangan yang sangat mendambakan anak dan tidak bisa memilikinya. Hal ini tentu menjadi masalah. Namun uniknya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa memiliki anak justru bisa mengurangi kebahagiaan pasangan. Benarkah?

Penelitian ini menunjukkan bahwa pasangan yang paling berbahagia memiliki ciri-ciri: menikah, memiliki penghasilan di atas rata-rata serta tidak memiliki anak.

Penghasilan rata-rata tentu disesuaikan dengan negara tempat tinggal. Misalkan untuk penduduk Amerika dengan penghasilan rata-rata USD 52.000 adalah sekitar USD 50.000 (atau Rp 485juta).

Daniel Gilbert, profesor psikologi di Harvard University menjelaskan bahwa kunci kebahagiaan menurut ibunya ada tiga hal, yaitu pernikahan, uang, dan anak. Namun penelitian ini menunjukkan bahwa pasangan yang memiliki banyak uang justru lebih bahagia jika tak memiliki anak.

Dalam bukunya yang berjudul "Happiness: What Your Mother Didn't Tell You", Gilbert menjelaskan bahwa setelah memiliki anak, orang tua mengalami penurunan kebahagiaan. Anak memberikan banyak hal pada orang tua kecuali peningkatan kebahagiaan setiap hari.

"Salah satu hal yang kualami ketika anak-anak mulai meninggalkan rumah adalah aku lebih sering tersenyum. Namun tentu saja aku mencintai anak-anakku. Aku tidak menyarankan agar kalian tidak punya anak," ungkap Gilbert, seperti dilansir oleh Daily Mail (26/02).

Penelitiannya menunjukkan bahwa orang yang menikah memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak menikah. Mereka lebih sehat dan bisa hidup lebih lama. Meski begitu, dia juga menekankan bahwa pernikahan yang buruk justru membuat orang tidak bahagia.

Begitu juga dengan uang. Gilbert menilai bahwa uang bisa membuat orang bahagia. Namun jika terlalu banyak uang, kebahagiaan Anda akan perlahan-lahan berkurang dan menjadi emosi yang negatif.

Menurutnya, orang lebih bahagia ketika memberikan uangnya pada orang lain, misalkan untuk tujuan beramal, dibanding jika menghabiskan untuk diri mereka sendiri.

Apakah Anda setuju dengan hasil penelitian Gilbert yang cukup mengejutkan di atas?[] sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply