Provinsi Aceh perkuat kerjasama Cluster Andaman

UNTUK mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Aceh, Pemerintah Aceh melalui Badan Investasi dan Promosi Aceh akan berperan aktif membangun kerjasama dengan provinsi-provinsi negara-negara tetangga yang tergabung dalam Cluster Andaman terutama di Thailand bagian selatan dan Malaysia.

Aceh terutama Kota Sabang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pintu gerbang di selat Malaka, karena itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh maka kerjasama yang saling menguntungkan antara provinsi tersebut merupakan suatu keharusan.

Hal itu disampaikan Iskandar sepulang dari acara roadshow promosi Aceh di Provinsi Surathani dan Provinsi Trang di Thailand Selatan.

Menurut Iskandar, Aceh dulu maju dan berkembang tidak lepas karena letak dan posisi strategis di selat Malaka yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga yang tergabung dalam Cluster Andaman.  Pedagang dan pelaut Aceh tempo dulu berdagang hingga ke negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.

“Karena itu membangkitkan kembali semangat bisnis dan berdagang orang Aceh,  Badan Investasi dan Promosi Aceh terus menggalang kerjasama dan melakukan promosi untuk mendorong investasi yang saling menguntungkan antar wilayah provinsi yang berbatasan langsung dengan Aceh tersebut, yang kondisinya sudah lebih maju dan berkembang saat ini  terutama disektor pertanian dan pariwisata,” kata Iskandar.

Tidak hanya itu, mantan Kepala Bappeda Aceh dan Deputi Pemberdayaan Ekonomi BRR NAD-Nias ini, pasca pertemuan Chief Governors and Ministry di Koh Samui beberapa waktu lalu juga langsung menginisiasi acara roadshow promosi Aceh bersama BPKS Sabang dan beberapa pengusaha di Provinsi Surathani yang langsung dihadiri Wakil Gubernur Surathani Nongsasiri Phomchana, Konjen KJRI Songkhla Heru Wicaksono dan beberapa pengusaha di Thailand Selatan.

Menurut Iskandar, mengutip pernyataan Wakil Gubernur Surathani bahwa Aceh dan Provinsi Surathani memiliki sejarah dan kondisi alam yang sama didominasi sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan pariwisata. Provinsi Surathani bangkit setelah 30 tahun tertinggal di Thailand akibat konflik, dan kini bangkit menjadi salah satu provinsi pemberi pendapatan terbesar ketiga bagi Thailand Selatan.

Pada pertemuan Delegasi Aceh dengan Delegasi Surathani, Iskandar menawarkan kerjasama pengembangan kelapa sawit dan karet, kerjasama pengembangan sektor pariwisata khususnya untuk mendukung Pengembangan Kawasan Bebas Sabang sebagai destinasi pariwisata bahari. Selain itu Iskandar juga menawarkan pengembangan holtikultura, kopi dan kakao.

Menurut Iskandar, Wakil Gubernur Surathani dan Konsul KJRI Songkhla Wicaksono menyambut baik gagasan Pemerintah Aceh tersebut dan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan langsung ke Aceh dengan membawa beberapa pengusaha termasuk cruise operator.

Pertemuan delegasi  Aceh  dan Provinsi Trang

Kata Iskandar lagi, satu hari setelah pertemuan dengan delegasi Pemerintah Provinsi Surathani, Delegasi Aceh melanjutkan perjalanan roadshow promosi ke Provinsi Trang yang berjarak sekitar 10 jam perjalanan menggunakan transportasi darat.  Pertemuan Delegasi Aceh dan Delegasi Provinsi Trang membahas kemungkinan kerjasama disektor pertanian dan pariwisata berlangsung di Hotel Thummarin Thana, Kota Trang Thailand Selatan.

“Pertemuan dihadiri langsung Wakil Gubernur Provinsi Trang Satorn Naravisut dan Konsul KJRI Songkhla Heru Wicaksono. Selain itu pertemuan juga dihadiri Ketua Kadin Provinsi Trang Teerawat Wangsirilert dan Ketua Asosiasi Industri  Provinsi Trang (Federal Thai Industri) Tanapot Plattree serta sejumlah pengusaha dari Provinsi Trang,” kata Iskandar.

Iskandar, pada pertemuan tersebut kembali menawarkan kerjasama pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan serta sektor pariwisata dalam suatu kerjasama Cluster Andaman.

Menurut Iskandar, Wakil Gubernur Provinsi Trang dan Konsul KJRI Songkhla Heru Wicaksono menyambut baik gagasan Pemerintah Aceh tersebut dan menawarkan Provinsi Trang dapat menjadi pintu masuk utama produk-produk Aceh ke  Thailand dan  dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan langsung ke Aceh dengan membawa beberapa pengusaha dari Provinsi Trang, Thailand. [] (mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply