Profesor Muchsin: Kita Masih Lebih Baik, Bersabarlah

Profesor Muchsin: Kita Masih Lebih Baik, Bersabarlah

JANTHO – Krisis yang menimpa negeri dan ragam musibah yang singgah di kehidupan banyak orang hendaknya disikapi dengan jiwa dan sikap sabar.

Petuah itu disampaikan oleh Prof. Dr. Mukhsin Nyak Umar MA pada acara syukuran beserta qatam alquran di Dayah Tgk. Chiek Digla, Aceh Besar, Minggu 13 September 2015.

Menurut profesor dengan keahlian ushul fiqh itu, krisis dan ragam cobaan dan musibah yang sedang menimpa daerah dan negeri saat ini masih lebih ringan dibanding apa yang dihadapi umat Islam di negara atau kawasan lain.

“Kita bisa jadi sedang krisis ekonomi. Tapi negara lain malah sedang perang atau konflik. Mereka tidak bisa apa-apa. Sedangkan kita masih banyak hal yang bisa kita lakukan,” kata Prof. Mukhsin.

Sikap sabar, urainya lagi, adalah anjuran agama. Banyak firman Allah dan hadist nabi yang menyeru membangun sikap sabar daripada menggerutu, marah dan mengamuk.

“Kabar gembira kepada orang yang bersabar adalah ampunan, kasih sayang dan pahala serta dekatnya Allah dengan orang yang bersabar,” kata Prof. Mukshin.

Sulaiman Abda yang diundang khusus bersama Kepala Badan Dayah Aceh, Bustami Usman menyampaikan pesan pentingnya menyelamatkan umat Islam di Aceh dari bahaya narkoba.

Wakil Ketua DPR Aceh yang sempat terharu dan menangis karena santri masih terus mendoakan almarhumah istrinya menegaskan bahwa generasi yang terpengaruh narkoba sangat berbahaya bagi masa depan kepemimpinan di Aceh.

“Saya mengajak semua menjauhi narkoba, dan dayah menjadi benteng menjaga generasi masa depan Aceh dari serbuan narkoba. Aceh darurat narkoba dan semua kita mesti memerangi narkoba,” ajaknya.

Pada kesempatan acara syukuran berserta qatam al quran itu, Wakil Ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda ikut mendengarkan aspirasi warga guna diperjuangkan di lembaga dewan.

Dayah Tgk. Chiek Digla, Aceh Besar memiliki lebih kurang 500 santri, mahasantri dan paskasantri. [] (mal)

Leave a Reply