Refugee Service Latih Keterampilan untuk Pengungsi Rohingya di Kamp Bayeun

Refugee Service Latih Keterampilan untuk Pengungsi Rohingya di Kamp Bayeun

IDI RAYEUK – Lembaga Refugee Service melatih kerajinan tangan untuk warga pengungsi Rohingya di kamp pengusian Bayeun, Kamis, 20 Agustus 2015. Keterampilan yang dibuat beragam jenis seperti jilbab dan assesoris lainnya.

“Kita tahu kondisi mereka di sini sangat suntuk. Jadi inisiatif kita untuk melatih mereka dalam berketerampilan atau seni,” ujar Maifa, salah satu anggota lembaga Refugee Service kepada portalsatu.com sekitar pukul 16.00 WIB di Bayeun.

Pelatihan ini menjadi rutinitas sehari-hari untuk pengungsi wanita di kamp pengungsian Bayeun. Kegiatan dimulai saban harinya dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB dan mendapat pendampingan dari anggota Refugee Service.

Maifa mengatakan kegiatan yang dilakukan tersebut terbuka kepada seluruh pengungsi.

“Ya, siapa yang mau ikut tidak apa-apa. Kita membuka kesempatan bagi mereka, supaya mereka seiring menghilangkan kejenuhan mereka juga bisa berkreasi dan kita siap menfasilitasi kebutuhan mereka,” katanya.

Hasil kerajinan tangan yang telah dibuat tidak diperjualbelikan kepada siapa pun. Menurut Maifa semua hasil kerajinan tersebut diberikan kepada pembuatnya.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita berharap mereka tidak bosan lagi dan trauma yang mereka rasakan selama ini juga bisa hilang secepatnya,” kata Maifa.[](bna)

Leave a Reply