Presiden SBY Diminta Tepati Janji Selesaikan Aturan Turunan UUPA

PRESIDEN SBY diminta tepati janji untuk segera menyelesaikan aturan turunan UUPA. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Zaini Abdullah dalam sambutannya pada acara sosialisasi MoU Helsinki dan UUPA di Jakarta, Jumat 8 Agustus 2015.

“Mendorong Presiden SBY harus menepati janjinya untuk menyelesaikan setiap turunan UUPA. Ini janji Beliau, di hadapan seluruh rakyat Aceh, pada saat pembukaan PKA (Pekan Kebudayaan Aceh-red) tahun 2013 lalu. Kalau ini tidak dilakukan, berarti ada yang ingkar janji terhadap Aceh,” ujar Doto Zaini.

Menurut Doto Zaini, sosialisasi MoU Helsinki dan UUPA dapat mendorong pemahaman yang sama, antar kementerian Republik Indonesia, dalam melihat posisi MoU Helsinki dan UUPA, sebagai sebuah konsensus politik yang mahal dan beharga, bagi Aceh dan Indonesia.

“Untuk itu, menjalankannya lebih murah, daripada munculnya konflik vertikal baru,” kata dia.

Selain itu, ujar dia, sosialisasi juga mendorong Presiden Susilo Bambang Yudhoyonountuk menerbitkan turunan UUPA, terutama RPP Migas, RPP Kewenangan dan Perpres Pertanahan, sebelum beliau habis masa jabatannya.

“Sehingga ini, menjadi salah satu legacy monumental di masa Pemerintahan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk Indonesia, Aceh dan dunia,” ujarnya.

“Kegiatan ini juga mendorong keterlibatan supporting, dari anggota DPR Asal Aceh, Direktur CMI Martin Ahtisari, Uni Eropa dan LSM Nasional maupun lokal,  untuk mengontrol implimentasi MoU Helsinki dan UUPA sesuai dengan kontitusi Republik Indonesia,” kata dia.

  • Uncategorized

Leave a Reply