Prabowo: Pemilu Ini Sesungguhnya Gagal, Pemilu Ini Tidak Sah!

PRABOWO Subianto tampil di Youtube menyampaikan buah pemikiran terkait pelaksanaan Pilpres 2014. Salah satu yang disampaikan adalah soal dugaan kecurangan di Pilpres yang disebutnya terlalu banyak, masif dan sistematis.

Dalam video berdurasi 23 menit 27 detik yang dilihat detikcom, Jumat (25/7/2014), eks Danjen Kopassus itu menyampaikan pidatonya sambil duduk dalam sebuah ruangan yang tampak seperti perpustakaan. Video itu diunggah oleh akun Prabowo Subianto Djojohadikusumo.

Capres nomor urut satu itu mengenakan kemeja putih lengan pendek serta kopiah warna hitam. Kedua tangannya yang saling menggenggam diletakkan di atas meja yang berada di depannya. Jari-jari tangan itu tak berhenti bergerak sepanjang Prabowo menyampaikan pidato. Di sebelah kanan belakang eks Pangkostrad itu, terdapat bendera Merah Putih dan bendera warna merah dengan tiga bintang emas di bagian tengah.

Ayah satu anak ini mengawali pidatonya dengan menegaskan komitmennya untuk menjalankan demokrasi. Prabowo mengatakan bahwa demokrasi yang dijalankan di Indonesia harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

Dia menyebut Pilpres adalah pesta demokrasi bagi rakyat Indonesia untuk memberikan mandat kepada seorang pemimpin. Pemberian mandat itu harus diberikan melalui pemilihan yang jujur.

"Bahwa mandat yang diberikan kepada rakyat, saya ulangi, diberikan dari rakyat kepada siapa pun, bahwa mandat itu harus diberikan secara benar, secara adil, secara terbuka, secara bersih, secara jujur," kata Prabowo.

Dia menilai pemberian mandat dari rakyat yang telah terlaksana di Pilpres 2014 lalu dipenuhi dengan kecurangan. Prabowo bahkan menyebut penyelenggara pemilu memihak salah satu calon.

"Dalam pemilihan presiden yang baru lalu, kita temukan kecurangan-kecurangan yang terlalu banyak, kecurangan-kecurangan yang terlalu masif, yang terlalu sistematis. Kita juga mengalami bahwa penyelenggara pemilu tidak adil, memihak salah satu kontestan," ujarnya.

Prabowo menyebut banyak protes yang mereka layangkan tidak ditindaklanjuti oleh penyelenggara pemilu. Rekomendasi dari Bawaslu yang berasal dari laporan mereka disebut Prabowo kerap tak diindahkan oleh KPU.

"Tim hukum kami dan tim data kami telah menemukan suatu indikasi kecurangan yang cukup besar. Karena itu, dengan sangat sedih dan sangat menyesal, kami mengatakan pemilu ini sesungguhnya gagal, bahwa pemilu ini tidak sah! Bahwa pemilu presiden ini melanggar kaidah-kaidah demokrasi," ucapnya.

Pria 64 tahun ini kembali menegaskan penolakannya terhadap hasil Pilpres 2014, seperti yang pernah dia sampaikan sebelumnya. "Bahwa apabila kita merestui keputusan ini, berarti kita merestui sebuah kecurangan, kita merestui sebuah kebohongoan, kita merestui sebuah ketidakbenaran," tuturnya. | sumber: detik.com

  • Uncategorized

Leave a Reply