Portalsatu.com Kunjungi Kantor Serambi Indonesia

Portalsatu.com Kunjungi Kantor Serambi Indonesia

BANDA ACEH – Tim redaksi portalsatu.com menjelang siang tadi mengunjungi kantor Harian Serambi Indonesia di kawasan Jalan Raya Lambaro Km 4,5 Desa Meunasah Manyang, Aceh Besar, Jumat, 10 April 2015. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd. Din dan Manajer Iklan Serambi Indonesia, Hari Teguh Patria.

Sementara dari portalsatu.com hadir Pemimpin Umum Ihan Nurdin, Pemimpin Redaksi Murdani Abdullah, Redaktur Pelaksana Boy Nashruddin Agus, Kolumnis Murthalamuddin, dan Koordinator Liputan Zulkarnaini, serta Nurmala dari tim marketing.

Mohd. Din dalam pertemuan tersebut menyambut baik kehadiran portalsatu.com sebagai salah satu media berbasis online di Aceh. Ia melihat media ini akan menjadi salah satu media besar di Aceh karena diasuh oleh pemuda pemudi Aceh yang masih energik.

Di sisi lain, Mohd. Din mengharapkan media portalsatu.com bisa mengedepankan independensi dan trust atau kepercayaan dalam setiap pemberitaannya.

“Menjadi media partisan, boleh-boleh saja. Kan hidup ini pilihan. Namun ada hal lain yang perlu diperhatukan supaya media ini hidup dan terus dibaca oleh publik, yaitu trust dalam pemberitaan,” katanya.

Menurutnya hal yang perlu diingat juga adalah media ini bisnis. “Bisnis itu penting untuk kontinyuitas. Bagaimana wartawan bisa idealis? Kalau makannya saja tidak cukup. Namun apakah ini murni bisnis? Tidak juga, idealis juga perlu,” ujarnya.

Ia kemudian menceritakan bagaiman Serambi Indonesia masih bertahan dengan usianya yang sudah 25 tahun di Aceh. Salah satunya adalah dengan tetap menjaga independensi media. “Pada titik tertentu tidak bisa kita toleransi. Walaupun itu mau memasang iklan satu halaman, kalau ada fakta ya kita tetap memuatnya,” katanya.

Di sisi lain, Mohd. Din juga mengatakan komunikasi dengan pejabat juga sangat penting. Terkadang pejabat publik juga lupa mereka bisa menjabat karena apa. “Mereka besar bukan karena sanjungan, tapi karena ingatan,” katanya.

Mohd Din dalam kesempatan tersebut juga mengatakan wartawan tidak boleh memvonis, tapi menarasikan saja fakta yang ada. “Praduga tak bersalah harus diutamakan, jangan menuding.”

Ia beranggapan orientasi bisnis media sekarang ini sudah berubah dari cetak menjadi online. Menurutnya mengelola portal adalah bisnis yang menjanjikan meski terkadang ada media online tertentu yang tidak bisa menjadi referensi.

“Portal adalah bisnis yang menjanjikan, space-nya banyak, kerja bisa di rumah karena kecanggihan teknologi. Seperti KPK misalnya, kini rapat tidak dengan fisik lagi. Tapi sudah bisa network, jadi di mana saja mereka bisa rapat,” katanya. “Inilah yang menguntungkan media online,” ujarnya.[]

Leave a Reply