Polres Langsa sita 1,5 ton bawang merah ilegal dan tangkap dua tersangka

APARAT kepolisian menyita 180 karung atau 1,5 ton bawang merah ilegal, di rumah Adhar, 35 tahun, warga Dusun Nelayan Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Sabtu, 20 April 2013, sekitar pukul 08.30 WIB pagi tadi.

“Bawang merah ilegal itu milik Herman Nurdin, 47 tahun, warga Gampong Sungai Pauh, Langsa Barat,” kata Kasat Reskrim Polres Langsa AKP Muhammad Firdaus kepada ATJEHPOSTcom, Sabtu siang.

Firdaus menyebutkan, bawang merah ilegal tersebut disita oleh anggota Polsek Langsa Barat setelah memperoleh infromasi dari masyarakat. Hasil penggeledahan di rumah tersangka Adhar, kata dia, ditemukan bawang merah ilegal tersebut. Kemudian barang bukti bersama tersangka Adhar dan Herman Nurdin dibawa ke Mapolres Langsa untuk proses hukum.

“Hasil pemeriksaan tersangka itu diketahui bawang merah asal Malaysia itu dibeli dari Muhib, 30 tahun, warga Idi, Aceh Timur, di perairan Aceh Tamiang. Setelah melalukan transaksi, bawang merah dibawa ke Sungai Pauh menggunakan boat kecil melalui alur sungai. Saat ini, Muhib masih buron,” kata Firdaus.

Menurut dia, tersangka Herman Nurdin dan Adhar dikenakan pasal 31 UU Nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuh-tumbuhan  dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply