Politisi Partai Aceh Minta Gubernur Tanggulangi Gangguan Gajah

Politisi Partai Aceh Minta Gubernur Tanggulangi Gangguan Gajah

BANDA ACEH-Peristiwa gangguan gajah liar yang merusak areal perkebunan warga di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, mengundang perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Iskandar Usman Al-Farlaky. Dia meminta Gubernur Aceh memerintahkan jajaran terkait menanggulangi gangguan tersebut.

“Peristiwa ini sudah berulangkali terjadi. Jadi tidak boleh didiamkan begitu saja. Apalagi ini kan menyangkut lahan warga mencari nafkah. Karenanya, sebagai anggota DPRA asal Aceh Timur, saya sudah surati Gubernur Aceh agar memerintahkan jajaran terkait segera bertindak,” ujar Iskandar, Selasa 6 Oktober 2015.

Iskandar menjelaskan, surat yang dilayangkan tersebut sebagai wujud pemenuhan peran pengawasan kinerja eksekutif. Dia menilai pemerintah Aceh abai terhadap persoalan pengrusakan kebun warga kecamatan Ranto Peureulak oleh sekawanan gajah liar.

“Kejadian ini terjadi hamper sepanjang tahun 2015. Tapi selama itu pula kami tidak melihat upaya serius pemerintah Aceh mencegah agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Dalam surat tersebut, ia juga meminta gubernur segera bertindak cepat soal penanganan gajah liar yang semakin hari semakin meresahkan. Konflik satwa versus manusia ini, lanjut dia, butuh perhatian serius dan juga harus didukung dengan kebijakan anggaran yang terarah.  Sementara itu, Iskandar juga mengaku geram dengan kinerja dinas terkait di pemerintahan Aceh yang bertanggungjawab menangani persoalan gangguan binatang liar seperti terjadi di Aceh Timur.

“Sudah berulang-ulang tapi kok tidak ada tindakan apapun. Atas alasan itu saya akhirnya memilih menyurati langsung Gubernur Aceh supaya pihak dinas sadar bahwa kinerja mereka dipertanyakan,” kata Iskandar Usman.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kawanan gajah terus mengamuk
dengan menganggu tanaman warga di kawasan Seumanah Jaya, Kecamatan
Ranto Peureulak, Aceh Timur. Gangguan sudah terjadi menahun sehingga
menyebabkan kerugian besar di tengah-tengah masyarakat.[] (mal)

 

Leave a Reply