Home Headline Nasdem Paling Representatif untuk Aceh di Pilkada 2017?

Nasdem Paling Representatif untuk Aceh di Pilkada 2017?

51
0

BANDA ACEH – Ketua DPD Nasdem Aceh Zaini Djalil menyebut kriteria calon Wakil Gubernur Aceh ke depan.

“Sebagai partai yang ada di Koalisi Aceh Bermartabat (KAB), kami melihat kalau Mualem (Muzakir Manaf) mengambil wakil dari kalangan Parnas di KAB harus yang bisa mengimbangi Gubernur,” ujarnya kepada portalsatu.com via telepon kemarin, Selasa, 7 Juli 2015.

Zaini menilai hingga kini elektabilitas Ketua DPA Partai Aceh Muzakir Manaf masih bagus. Sehingga bilapun benar akan berkoalisi dengan Parnas di KAB, wakilnya harus punya modal politik yang bagus.

“Misalnya, jumlah perolehan kursi di DPRA maupun di DPRK seluruh Aceh. Ini penting sekali dipertimbangkan,” kata Zaini.

Syarat selanjutnya adalah wakil yang mau menjadi mitra bersama dan saling melengkapi.

“Dua periode ini publik melihat bagaimana gesekan antara Gub dan Wagub. Ini amat mengganggu pemerintah dan menghabiskan energi,” ujar pengacara ini.

Zaini  menilai hal ini tidak perlu terjadi di masa depan. Karenanya harus ada pembagian tugas yang jelas.

“Wakil juga harus sadar posisi. Intinya Gub dan Wagub harus sering bertemu dan bermusyawarah,” katanya.

Ditanya kesiapan Nasdem untuk maju sebagai calon gubernur atau wakil gubernur, Zaini menolak menjawab dengan tegas.

“Kita kembali ke tiga mekanisme yang saya sampaikan kemarin, kami taat aturan partai,” katanya.

Dia mengatakan Nasdem Aceh tetap memilih dalam koridor menjadi mitra pemerintah sesuai dengan pesan Ketua Umum Surya Paloh. Nasdem tidak akan menjadi oposan.

“Makanya tiga kriteria itu menjadi prinsip dasar Nasdem dalam Pilkada. Untuk Aceh Ketua Umum Surya Paloh sudah mempertegas akan ikut kemauan rakyat Aceh. Makanya kami akan melakukan penjaringan aspirasi ke bawah, baik langsung maupun dengan survei,” kata Zaini.

Menurutnya siapapun yang ingin mencalonkan diri dan bersinergi dengan pemerintah pusat saat ini, maka untuk Aceh hanya Nasdem yang paling representatif. Dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang berkuasa saat ini, hanya Nasdem yang paling eksis di Aceh.

“Akan amat mungkin kami menjadi mitra yang kuat bagi pemimpin Aceh ke depan mengetuk pintu Jakarta. Konon lagi Ketua Umum Nasdem Surya Paloh sebagai mitra koalisi yang kuat dengan pemerintah saat ini. Beliau akan all out membantu Aceh ke depan, sebagai bentuk pengabdian beliau kepada tanoh indatu beliau,” katanya.

Mengenai siapa nama calon wakil gubernur yang akan diajukan Nasdem jika nantinya memang diminta, Zaini menjelaskan jika wacana yang muncul saat ini ada nama dirinya dan Irwan Djohan.

“Tapi Irwan kami persiapkan jauh-jauh hari untuk calon wali kota Banda Aceh,” katanya.[] (bna)