Abu Razak: Jakarta Hanya Bisa Janji-Janji Saja

BANDA ACEH – Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh, Kamarudin Abu Bakar, mengatakan Pemerintah Pusat hanya bisa berjanji saja meski sudah sepuluh tahun memasuki perdamaian Aceh. Hal itu disampaikan dalam acara silaturrahmi Konsulat Jenderal Amerika untuk Sumatera dengan DPA PA dan KPA, Banda Aceh, Kamis, 23 April 2015.

“Pemerintah Pusat seperti tidak iklhas berdamai dengan aceh, yang dibuktikan apa yang menjadi kewajiban pemerintah Pusat untuk Aceh sampai saat ini belum dipenuhi,” ujar Abu Razak, sapaan akrab Kamaruddin Abubakar.

Menurutnya sikap Pemerintah Indonesia seperti ini akan membuat rakyat Aceh akan kecewa lagi.

Di sisi lain, Abu Razak mengatakan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Indonesia harus membentuk panitia bersama dalam rangka peringatan sepuluh tahun perdamaian Aceh pada 15 Agustus 2015 mendatang. Dia juga berharap panitia nanti mengundang seluruh pihak yang terlibat dalam proses perdamaian Aceh untuk duduk bersama lagi dan mengevaluasi apa saja, dimana, dan kenapa proses perdamaian menjadi mandek.

“Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo atau Jokowi dan Jusuf Kalla sekarang agar benar-benar memenuhi janji-janji damai Aceh sesuai MoU Helsinki yang sudah disepakati pada tahun 2005 lau,” ujarnya.[](bna)