Polisi Syariah razia salon dan warung play station

PERSONIL Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) kembali menggelar razia di sejumlah salon dan warung play station di seputaran kota Bireuen, Kamis malam 7 Maret 2013. Namun dalam razia tersebut, tidak ditemukan hal-hal yang krusial yang berhubungan dengan pelanggaran Syariat Islam dan aturan ketertiban lainnya.

Wakil Bupati Bireuen, Mukhtar, saat memberikan arahan di Pendopo Bupati Bireuen, atau sebelum tim bergerak melakukan razia, mengatakan razia yang digelar tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap pelanggaran Syariat Islam serta pelanggaran aturan lainnya, seperti izin usaha. Dalam razia itu tim menemukan beberapa tempat usaha yang izinnya telah habis masa berlaku.

"Razia penertiban ini dilakukan dengan persuasif. Kalau ada yang melanggar maka diperingatkan, seperti izin yang habis masa berlaku serta fasilitas ruangan salon yang sekiranya mencurigakan, maka diarahkan guna disesuaikan dengan aturan. Razia seperti ini akan dilakukan secara berkala," ujar Mukhtar.

Satpol PP dan WH juga merazia sejumlah salon, serta memeriksa fasilitas dan surat izin. Sementara di warung play station juga diperiksa surat izin usaha.

Saat merazia di warung play station, petugas juga mendapati anak-anak yang berusia sekolah. Tim penertiban ini juga hanya sempat memeriksa beberapa salon saja. Ini karena sejumlah salon lainnya saat didatangi sudah duluan tutup. Diduga razia tersebut bocor sehingga beberapa pengusaha salon memilih tutup lebih cepat dari biasanya. (mrd)

  • Uncategorized

Leave a Reply