Polisi: Ada Dua Tindak Pidana dalam Kasus Rumah Ibadat di Peunayong

BANDA ACEH – Selain tindak pidana penyerangan yang dilakukan warga, polisi juga menyatakan bahwa jemaat Kristiani yang menggelar kebaktian di ruko tersebut juga melakukan tindak pidana ringan.

“Tindak pidana ringan yang dilakukan oleh jamaah Kristiani adalah melakukan acara keramaian tanpa ada izin keramaian dari aparat polisi setempat, baik itu Sat Intelkam Polresta maupun dari pihak Polsek,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP Wahyudi Sabhara, Senin 18 Juni 2012.

Wahyudi menyatakan polisi tidak menahan para jemaat karena hanya tindak pidana ringan. Sampai kini, kata dia, jemaat-jemaat itu tetap dipantau polisi.

“Selain tetap memantau mereka, kita juga mengimbau kepada jamaah agar melakukan kebaktian pada tempat-tempat yang telah ditentukan menurut aturan Perda atau Qanun,” ujar Wahyudi.

Terkait ada atau tidaknya izin kebaktian di ruko itu, kata dia, polisi masih menyelidikinya.[]

 

  • Uncategorized

Leave a Reply